Kota Tangerang Optimis Raih Kota Sehat

Kota Tangerang Optimis Raih Kota Sehat

Usai melakukan rapat persiapan Verifikasi Kabupaten/Kota tingkat Provinsi Banten tahun 2022. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Ir. Decky P. Koesrindartono M.Sc. mengaku optimis jika Kota Tangerang akan mendapatkan penghargaan pada ajang Kota Sehat. 
   
Untuk itu, Bappeda selaku ketua tim pembina kota sehat bersama seluruh OPD pembina dan Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS) menyiapkan data pendukung dokumen verifikasi penyelenggaraan Kota Tangerang sehat.

"Sesuai surat Dinas Kesehatan Provinsi Banten file dokumen penyelenggaraan Kota Sehat, ada 10 tatanan yang dikirim selambat lambatnya pada tanggal 26 Agustus 2022," ujar Decky sapaan akrab Kepala Bappeda Kota Tangerang.

Di akui ada beberapa kendala yang di hadapi dalam melakukan penyelenggaraan Kota Sehat diantaranya, dalam penyusunan dokumen masih ada OPD yang belum melengkapi data terlampir, adanya indikator yang tidak di dukung kegiatan OPD dan ada juga data indikator yang tidak ada di OPD, namun di miliki oleh stakeholder.

"Dengan adanya rapat yang di lakukan Bappeda bersama OPD dan FKTS dapat melengkapi data, dan data - data tersebut sudah masuk pada tanggal 22 Agustus 2022. Dan Saya optimis bahwa kota Tangerang akan mendapatkan penghargaan  pada ajang ini. Ya insyaAllah kami terus optimis untuk di tahun ini,” pungkasnya.
 
Untuk tahun 2022 ini, Kota Tangerang kembali mengikuti verifikasi Kota Sehat tingkat Provinsi Banten. 
"Kita sudah memaparkan beberapa program dari Pemerintah Kota Tangerang seperti Kampung PHBS, bedah rumah, jamban sehat, hingga lubang biopori. Khusunya untuk daerah yang rawan terkena genangan,” tuturnya.

Decky menambahkan, ada sepuluh tatanan yang harus dipenuhi oleh Kota Tangerang. yaitu, Tatanan Kehidupan Masyarakat, Tatanan pemukiman dan rumah ibadah, Tatanan Sarana Lalu Lintas Tertib dan Pelayanan Transportasi Sehat, Tatanan Industri dan Perkantoran Sehat; Tatanan Kawasan Pariwisata Sehat, Tatanan Pertambangan Sehat, Tatanan Hutan Sehat, Tatanan Kehidupan Masyarakat Sehat yang Mandiri, Tatanan Ketahan Pangan dan Gizi, Tatanan Kehidupan Sosial Yang Sehat.

"Secara keseluruhan sudah baik, apalagi kalau dilihat di lapangan ini sudah optimal," pungkasnya. 
(adv)