Kotak Bangun Pecinta Sepeda Tua Bangkit Kembali

Kotak Bangun Pecinta Sepeda Tua Bangkit Kembali

TANGERANG | TR.CO.ID

Komunitas Ontel Teluknaga dan Kosambi (Kotak) membangun pecinta sepeda tua bangkit kembali. Hal itu dikatakan ketua komunitas Kotak Nurjaya saat melakukan tumpengan syukuran bersama para anggota yang bertempat di Yayasan Jasmin Berbagi Amanah, kampung rawa lini, Desa Teluknaga, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Sabtu (22/1/22).  

Nurjaya mengatakan, untuk selanjutnya bagai mana seluruh pengurus dan anggota bisa mengembang biakan kotak untuk di wilayah teluknaga dan kosambi agar masyarakat mencinta kesehatan dengan menggowes sepeda sepeda tua.

"Kotak ini lebih kepada silaturrahmi dan persaudaraan dan mencintai kesehatan dengan olah raga menggoes sepeda, semoga tim kontak dierikan kesehatan selalu," katanya, kepada Harian Tangerang Raya.

Nurjaya menceritakan awal terbentuknya komunitas kotak, hal itu berawal hanya beberapa anggota kemudian se iring waktu berjalan komunitas ontel banyak pemintanya.  

"Awalnya saya hanya bersepeda sendiri kemudian kenal dengan Pak H. Nursidi kemudian kami berbicara panjang lebar kemudian pembicaraan mengerucut pada pembentukan komunitas dan terbentuklah Kotak di Yayasan Jasmin ini," bebernya.

"Akhirnya kita dengan rekan - rekan rembukan mendirikan komunitas yang ada di teluknaga sini, makanya malam ini kita acara tumpengan syukuran untuk komunitas ontel Teluknaga Kosambi. Dan untuk ulang tahun  nya itu tanggal 22 februari 2002," sambung Nurjaya.

Saat ini, kata Nurjaya, ada 20 anggota, untuk kedepannya pihaknya bisa tambah peserta dengan jumlah yang lebih banyak. Untuk menjadi anggota kotak, pengurus komunitas membuka ruang selebar - lebarnya, tanpa persyaratan yang sulit.

"Untuk anggota bebas apa lagi punya sepeda ontel itu lebih bagus, jadi kalau mau gabung menggunakan sepeda lain bisa yang penting intinya kita mau gowes, mau berbagi sesama teman," tuturnya.

Kata Nurjaya, awalnya tak memiliki sepeda ontel mungkin kedepan nya mereka berkeinginan membeli sepeda ontel.
 
"Sepeda ontel memang langka tapi walawpun jelak begini banyak orang yang seneng melihatnya karena sepeda buatan tahun 1912 itu saat ini harga nya sekitar 12 juta lima ratus," paparnya.

Terkait touring Kotak, Ia menjelaskan kerap dilakukan setiap bulan sekali namun terkadang seminggu sekali.

"Besok ada rencana touring ke daerah sepatan ada undangan dari anggota kotak karena family nya ada pesta disana jadi kita  di undnag untuk datang kesana.  Dan tanggal 5 kita ada undangan resepsi pernikahan teman minta di iring oleh sepeda ontel di tukang kajang, disini lebih ke silaturrahmi dan kekeluargaan kotak semua. Kita berharap kotak bisa lebih maju dan berkembang biak di daerah kosambi teluknaga sini sehingga bisa membanggakan desa teluknaga," demikian Nurjaya. (ril/dam)