Martua Nenggolan : Selamat Kepada Gus Yahya Sebagai Ketum PBNU

Martua Nenggolan : Selamat Kepada Gus Yahya Sebagai Ketum PBNU
Ketua umum ormas Lajur Indonesia, Martua Nainggolan S.I.Kom,

BANTEN | TR.CO.ID

Ormas LAJUR INDONESIA ucapkan selamat atas penyelenggaran Muktamar NU (Nahdlatul Ulama) yang ke 34 pada Jum'at 24 Desember 2022.(24/12/21).

Ketua umum ormas Lajur Indonesia, Martua Nainggolan S.I.Kom, mengatakan, Muktamar NU ke 34 berlangsung di Lampung, Sumatra Selatan, dengan terpilihnya KH. Miftachul Akhyar sebagai Rois Aam dan KH. Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmat 2021 - 2026.

" Dengan adanya pemimpin dan pengurus yang baru Nahdlatul Ulama  dapat terus menerus berkontribusi memajukan bangsa dan negara republik indonesia serta menjaga keutuhan dan menyatukan suara ummat dengan berdasarkan Pancasila serta UUD 1945,"tutur 
Anggota DPRD Provinsi Banten Dari Fraksi Hanura itu (Jum'at 24/12)

Martua berharap, Semoga NU dapat terus berkontribusi dan menjaga serta menyatukan suara umat berdasarkan Pancasila sesuai amanat UUD 1945

"Berharap kedepan Ormas Lajur Indonesia dan Nahdlatul Ulama dengan para Badan Otonom  (Banom) dapat bersinergi dalam kegiatan kegiatan kemanusiaan dan sosial lainnya untuk mewujudkan harmonisasi dan menjaga keutuhan bangsa, " kata 
Anggota Komisi lll DPRD Provinsi Banten itu kepada awak media ini.

Senada, Sekretaris Umum Lajur Indonesia Septian menyampaikan,  apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi tingginya kepada para Guru dan para kyai yang sebelumnya menjabat sebagai Pengurus Nahdlatul Ulama, dalam menjaga keutuhan negara kesatuan republik indonesia dengan jalan dakwah yang sangat menyejukan dan menenangkan bagi umat;

"Terima Kasih yang setinggi tingginya atas segala jasa dan pengabdian dalam menjaga keutuhan NKRI dengan dakwah yang menyejukan dan menenangkan bagi umat" ujar nya 

Ia Optimis bahwa kedepan umat islam indonesia khususnya warga Nahdliyin, akan dapat menjadi percontohan bagi kerukunan umat beragama baik secara nasional maupun mancanegara.

"Mengingat Ketua PBNU yang baru terpilih yaitu Gus Yahya, adalah tokoh intelektualitas juga memiliki jaringan yang luas sampai ke mancanegara dengan demikian hal tersebut dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi indonesia di mata dunia, "tandas nya.(Man/fuad)