Miliki 1.535 Butir, Wanita Pengedar Hexymer Diringkus

Miliki 1.535 Butir, Wanita Pengedar Hexymer Diringkus
Kasat Narkoba Polres Lebak, AKP Malik Abraham, saat memperlihatkan barang bukti milik DM

LEBAK | TR.CO.ID

Sat Rat Resnarkoba Polres Lebak kembali mengungkap peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di wilayah Hukum setempat. Setelah sebelumnya menangkap dua pengedar Sabu, kali ini petugas menangkap DM (29) seorang wanita yang kedapatan membawa 1.535 obat merk Hexymer dan Tramadol HCI sebanyak 174 butir. 
 
Dikatakan Kapolres Lebak, AKBP Wiwin Setiawan, penangkapan DM tersebut dikarenakan yang bersangkutan diduga telah mengedarkan obat farmasi tanpa izin edar di wilayah hukum Lebak. 

"DM kami tangkap karena diduga kuat telah mengedarkan obat farmasi tanpa izin edar. Benar saja, setelah dilakukan pengintaian, wanita berusia 29 tahun tersebut kedapatan membawa 1.535 butir obat merk Hexymer dan Tramadol HCI sebanyak 174 butir," kata Kapolres kepada sejumlah wartawan, Kamis (02/06/22). 

Dikatakan Kapolres, DM ditangkap bersama barang bukti disebuah rumah yang berada di Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung. Saat dilakukan penangkapan, DM tidak melakukan perlawanan. 

Menurut AKBP Wiwin Setiawan, pihaknya tidak ada segan segan menindak para pengedar Narkoba/Narkotika. Untuk itu, guna meminimalisir peredarannya, ia meminta agar masyarakat melaporkan jika ada gerak gerik warga yang mencurigakan. 

"DM ditangkap di salah satu rumah yang ada di Kelurahan Cijoro Lebak, saat ditangkap yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan. Kami dari Kepolisian tidak akan segan-segan menindak tegas semua bandar narkoba," ujar Kapolres. 

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Lebak, AKP Malik Abraham menambahkan, penangkapan DM ini berawal dari adanya laporan dari masyarakat. Kemudian kata dia, pihaknya langsung melakukan pengintaian kepada yang bersangkutan. 
Setelah informasi dirasakan cukup, maka pihaknya melakukan penangkapan. Benar saja kata Kasat, saat ditangkap, DM memiliki dan menyimpan 1.535 butir Hexymer dan 174 Tramadol. 

"Dari tangan pelaku, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa 1.535 butir obat merk Hexymer dan 174 butir obat merk Tramadol HCI," kata Kasat. 

Kemudian kata Malik, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap para pelaku lain yang sudah diketahui identitasnya. Serta melakukan pengejaran. 

Sedangkan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya DM (29) dikenakan pasal 197 atau pasal 196 UU RI Nomor 36 tentang kesehatan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. 

"Kita lagi kejar pelaku lainnya. Khusus DM ini kita kenakan pasal 197 atau pasal 196 UU RI," pungkas Kasat. (eem/dam)