Muhamad-Saras Diusung Tiga Parpol

Muhamad-Saras Diusung Tiga Parpol
Pasangan Muhamad-Saras saat menerima SK rekomendasi dari PDI-P.

HEBOH: Pilkada Tangsel
 

SERANG | TRM
Hubungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Gerindra kian harmonis. Keharmonisan kedua tokoh politik tersebut, tercermin dari semakin akrabnya Megawati dan Prabowo.
Keakraban Megawati dan Prabowo ini memberikan pengaruh kepada koalisi di daerah-daerah, termasuk wilayah Kota Tangerang Selatan yang akan menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) Walikota dan Wakil Walikota pada 9 Desember mendatang.


Sudah diprediksi sebelumnya oleh para pengamat politik bahwa koalisi dari istana yakni PDI-P dengan Gerindra akan terbagung di kontestasi politik Kota Tangsel.
Ini terbukti, setelah menunggu sekian lama. Akhirnya, PDI-P resmi mengusung pasangan Muhamad-Rahayu Saraswati pada Pilkada Tangsel tahun 2020.
Pengumuman tersebut, dilakukan secara serentak oleh DPP PDI-P secara virtual untuk 75 Pilkada se-Indonesia. Salah satunya Kota Tangerang Selatan.


"Untuk Kota Tangerang Selatan nama kepala daerah Muhamad, nama wakil kepada daerah Rahayu Saraswati Djojohadikusumo," kata Ketua DPP PDI-P Bidang Politik Puan Maharani secara virtual, Selasa (11/08).
Diketahui, Muhamad merupakan mantan Sekertaris Daerah Kota Tangsel dan Rahayu Saraswati merupakan keponakan dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.


Keduanya kini sudah resmi mendapatkan dukungan dari Partai Gerindra dan PDI-P untuk maju di pesta demokrasi Kota Tangsel.


Sebelumnya, pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Mauhamad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Saras) akan menggaet suara kaum milenial.
Pasangan yang sudah resmi diusung Partai Gerindra dan PDI-P itu sudah memetakan untuk mendulang suara pada Pilkada 2020 nanti. Salah satunya dengan mengajak anak muda di Tangsel, agar tidak lagi apatis dengan Pilkada.


"Saya secara pribadi sangat ingin menyuarakan dari anak muda, yang selama ini merasa pilkada ini tidak penting. Sehingga banyak yang golpot," kata Saras kepada wartawan.
Sementara itu, bakal calon Walikota Tangsel Muhamad, menegaskan kepada seluruh kader dan pendukung, baik kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerindra untuk memenangkan Pilkada Tangsel dengan cara yang elok.


Pria yang berpasangan dengan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo itu meminta kepada para pendukungnya untuk mengedepankan politik santun dalam memenangkan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangsel pada 9 Desember mendatang.


Dijelaskan Muhamad, dukungan yang diberikan dari ketiga partai, yakni PDIP, Partai Gerindra dan Partai Hanura akan diperjuangkannya dengan sepenuh hati.
"Terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus PDIP yang telah memberikan kepercayaan kepada saya bersama bu Saras, saya akan memanfaatkan, menggunakan secara maksimal mungkin, secara all out," ujar Muhamad.


"Bagaimana saya dipercaya diberikan untuk memenangkan pilkada tanggal 9 desember 2020, saya akan berbuat semaksimal mungkin, sekeras mungkin, melakukan yang terbaik dengan cara yang benar untuk dapat bisa meraih kemenangan pada tanggal 9 Desember 2020," imbuhnya.
Oleh karena itu, Muhamad menekankan kepada para pendukung dan kadernya terkait strategi pemenangan Pilkada Tangsel. Dirinya menegaskan agar seluruh pendukung dan kader mengedepankan cara-cara santun dalam berpolitik.


Hal tersebut katanya tertuang dalam moto Muhamad-Rahayu dalam Pilkada Tangsel, yakni cerdas, modern, dan religius.


"Kita lakukan dengan cara-cara yang baik dan santun, karena jelas kita mengusung moto cerdas, modern, dan religius, artinya kita orang yang cerdas, modern dan beragama," jelas Muhamad.
"Ini tentunya kita menggunakan cara-cara yang baik, kita tidak boleh memutus silaturahmi, tidak boleh mendzolimi, tidak boleh saling menyakiti," ungkapnya.


Lewat politik santun, dirinya meyakini koalisi PDIP-Gerindra-Hanura dapat memenangkan dirinya bersama keponakan {rabowo Subianto dalam Pilkada Tangsel mendatang.
"Saya sebagai pasangan calon juga tentunya akan meraih kemenangan ini dengan tidak mengabaikan hal-hal yang kurang bagus," tukasnya.


"Jadi saya minta semuanya para relawan, para kader-kader PDI Perjuangan, para kader-kader Partai Gerindra menjunjung tinggi politik yang santun. Kita pasti menang," tegasnya. (*/jojo)