Paman Cabul Terancam 15 Tahun Bui

Paman Cabul Terancam 15 Tahun Bui

SERANG | TR.CO.ID

Satreskrim Polres Serang Kota, mengamankan DYS (49) pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur. Adapun korban KR (17) yang merupakan keponakan dari istri pelaku.

Kapolres Serang Kota AKBP Maruli Ahiles Hutapea membenarkan terkait penangkapan tersebut. Ia menyebutkan penangkapan tersebut dilakukan dirumah pelaku DYS di Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang.

“Iya benar, Satreskrim Polres Serang Kota Polda Banten, telah mengamankan DYS pelaku pencabulan anak dibawah umur ditempat kediamannya,” ujar Maruli Ahiles Hutapea.

“Penangkapan tersebut berdasarkan dari laporan YS (40) yang merupakan ibu korban,” sambungnya.

Hutapea mengungkapkan, modus operandinya pelaku masuk ke dalam kamar korban kemudian mengajak korban berhubungan badan, tetapi korban menolak. Selanjutnya pelaku marah kepada korban dan mengancam korban tidak akan memberi jajan dan kemudian pelaku langsung menyetubuhi korban.

Hutapea menambahkan, pelaku dengan korban memiliki hubungan keluarga. Korban KR merupakan keponakan dari istri pelaku DYS.

“Dimana si korban disetubuhi sejak ia masih SMP dan sekarang sudah melahirkan anak,” terangnya.

Hutapea menjelaskan kronologisnya, pada April 2021 lalu, sekitar pukul 13.00 WIB di rumah pelaku yang beralamat di Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang.

Awalnya korban sedang main Handphone kemudian pelaku masuk ke dalam kamar korban kemudian pelaku mengajak korban berhubungan badan sambil bilang kepada korban.

“Mau enggak mumpung bunda enggak ada” ungkapnya.

Kemudian korban menolak, lalu korban keluar kamar sambil menangis. Selanjutnya pelaku menghampiri korban sambil marah-marah kepada korban dan mengancam korban dengan menyampaikan kepada korban, ‘Awas kalau minta apa-apa enggak bakalan dikasih’.

Selanjutnya korban masuk lagi ke dalam kamar sambil menangis dan pelaku mengikuti korban masuk ke dalam kamar sambil bilang kepada korban.

“Ayo nanti dikasih jajan,” beber Kapolres.

Kemudian pelaku langsung menyetubuhi korban. Setelah itu pelaku langsung pergi keluar kamar korban.

Kemudian pada saat umur kandungan korban lima bulan korban, dibawa ke dukun kandungan oleh pelaku untuk digugurkan di wilayah Bandung.

“Saat ini korban sudah melahirkan bayi berumur dua bulan dan dirawat dirumah aman P2TP2A Kota Serang. Atas perbuatannya, DYS dikenakan pasal 81 Ayat (2) dan (3) Jo Pasal 82 Ayat (1) dan (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Republik Indonesia tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 KUHPidana dengan ancaman pidana 15 tahun penjara,” pungkasnya. (wil/dam)