Pemkot Tangerang Lakukan Gerakan Penanaman 2.800 Pohon

Pemkot Tangerang Lakukan Gerakan Penanaman 2.800 Pohon
(*Adv)

Sambut HUT Kota Ke-28

SAMBUT Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tangerang ke-28 yang jatuh pada 28 Februari mendatang, Pemerintah Kota Tangerang melakukan gerakan penanaman 2.800 pohon secara serentak melalui aksi jaga lingkungan di 13 kecamatan di se Kota Tangerang.
Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah bersama Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin dan Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman melakukan penanaman pohon secara simbolis pada lahan fasos fasum di Perumahan Cipondoh Makmur, RW 04, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat (05/02).
"Kita manfaatkan musim penghujan ini dengan melakukan gerakan penanaman pohon. Mudah-mudahan masyarakat di seluruh wilayah bisa terus rawat dan bisa kita nikmati dikemudian hari," ujar Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah kepada wartawan usai melakukan penanaman pohon. .


Menurut Walikota Arief, gerakan penanaman pohon ini juga sebagai hadiah untuk kota kita dan bagian dari menciptakan Kota Tangerang yang layak huni.
"Karena Kota Tangerang sebagai kota metropolitan dan industri tidak terlepas dari polusi, ini adalah persembahan untuk kota kita dan anak cucu kita kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga dan merawat," terang Arief.
Arief juga mengajak warga masyarakat untuk tetap semangat menghadapi pandemic, dengan terus disiplin protokol kesehatan 4M di lingkungan masyarakat.
"Kepada seluruh masyarakat jangan pernah bosan terapkan protokol kesehatan, tetap disiplin agar pandemi ini segera berakhir," ucapnya.
Sebagai informasi, penanaman 2.800 pohon ini terdiri dari 2 jenis pohon, yaitu Pohon Eucaliptus sebanyak 2.150 pohon dan Pohon Tabebuia Rosea sebanyak 650 pohon
Pada hari yang sama, Walikota Tangerang juga melakukan Check Point di sejumlah ruas jalan. Kegiatan tersebut, dalam upaya memutus rantai penyebaran virus Covid-19 di Kota Tangerang.
Menurut Arief, sebagai upaya penekanan penyebaran Covid-19, Pemkot Tangerang akan memasifkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Lingkungan Rukun Warga (PSBL-RW).


"Siang ini akan kita komunikasikan dengan Camat dan lurah, nanti mereka tindaklanjuti di RT dan RW untuk melaksanakan kampung Sigacor dan PSBL. Akan kita ketatkan lagi di lingkungan, agar tetangganya di lingkungan tidak terpapar," papar Arief.
"Karena kita ketahui penyebaran virus Covid-19 banyak terjadi pada klaster keluarga," tambahnya.
Selain itu, Arief juga menginformasikan bahwa untuk akhir pekan, Pemkot Tangerang akan melakukan pengetatan mobilitas di sejumlah ruas jalan perbatasan Kota Tangerang.
"Tadi pagi saya sudah bahas dengan pak Bupati Tangerang, rencananya kita akan melakukan pengetatan mobilitas di akhir pekan," tuturnya.
Lebih lanjut Arief menerangkan bahwa menangani masalah Covid- 19 tidak bisa dilakukan sendiri, terlebih Kota Tangerang adalah kota penyangga DKI Jakarta. (ADV)