Pimpinan DPRD Banten Sidak PPDB

Pimpinan DPRD Banten Sidak PPDB
Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Barhum HS meninjau langsung ruang server PPDB SMKN 2 didamping Marsim Wakasek Sarana SMKN 2 Kabupaten Tangerang.

KAB. TANGERANG | TR.CO.ID

Pimpinan DPRD Provinsi Banten Barhum Hs melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Penerimaan Pesrta Didik Baru (PPDB) tingkat SMAN - SMKN yang di gelar serentak se Provinsi Banten secara online, hal itu dalam rangka untuk bisa megoptimalkan pelaksanaan PPDB di masing - masing sekolah.

"Hasil peninjauan saya ke beberapa sekolah baik SMA dan SMK, ini sangat bagus tidak ada tendensi hal - hal yang menonjol , saya liat sangat bagus dalam konteks penerimaannya," ungkap Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten ini saat meninjau PPDB di SMKN 2 Kabupaten Tangerang, Kamis (16/6/22).

Dari pantuannya, Barhum menjelaskan, adapun sebagai antisifasi bila link online nya agak susah diakses maka itu bisa ofline langsung mendatangi sekolah yang dituju, kemudian sekolah akan memberikan petunjuk teknis dalam pendaftaran melalui online tersebut.

"Tapi sejauh ini belum saya temukan kendala seperti itu terpantau lancar," paparnya.

Barhum juga memuji kebijakan Pj Gubernur Banten Al Muktabar, terkait pelaksanaan PPDB online dikembalikan kepada masing - masing sekolah.  Menurut Barhum hal itu sebagai kerangka untuk memudahkan dan mengefisienkan para calon peserta didik dan juga pihak sekolah, memudahkan konsultasi ketika ada persoalan-persoalan atau ada kekurangan - kekurangan baik dari calon siswa maupun sekolah.

"Artinya sekolah itu sudah otonom, nah kebijakan gubernur ini sangat bagus, kerangka untuk memudahkan dan mengefesienkan para calon siswa dan sekolah," beber Politis senior PDI Perjuangan ini.

Sebagai pimpinan DPRD Provinsi Banten, pihaknya berharap terus ditingkatkan pelakasanaan pelayanan di sekolah -  sekolah dan juga pemantauan dari Dinas Pendidikan Provinsi yang perlu ada peran aktif.

"Karena kita inginnya dari hal - hal yang bersifat tekhnis maupun non tekhnis ini benar- benar bisa terkendali dengan baik," tuturnya.

Contoh, sambung Barhum, kita juga tidak mungkin terlalu kaku kerangka untuk bisa menempatkan perkelasnya itu siswa harus 36.  Disini tentunya dalam rangka untuk bisa menampung peningkatan belajar para siswa anak bangsa ini bisa felxibel. Artinya bisa 36, 38, hal - hal yang seperti ini tentunya masyarakat harus paham kalaupun nanti tidak ada lagi atau sudah memenuhi kuota,

"Saya fikir ini ada sekolah - sekolah lain yang bisa di referensikan oleh Pemerintah Daerah itu, karena swasta ada juga yang menerima BOS, dia punya kewajiban juga untuk menampung siswa - siswa kita untuk tingkat SMA dan SMK. Harapan kita semua warga kabupaten tangerang khususnya di agenda ppdb 2022 ini harus bisa membantu dari semua elemen yang ada," imbuhnya.

Sementara itu Marsim Wakasek Sarana SMKN 2 Kabupaten Tangerang mengatakan, pendaftar calon siswa yang masuk di hari kedua ada sekitar 1200, sedangkan yang masuk melalui email SMKN 2 ada sekitar 2000 lebih.

"Ditahun ini ada peningkatan jumlah pendaftar, kalau pun nanti misalnya ada kendala server bisa datang langsung ke sekolah, panitia PPDB yang disiapkan dibagian server ada 9 tekhnisi yang stanby," ungkapnya.

Kata Marsim, bila ada calon orang tua siswa belum menegerti untuk mendaftar online sekolah akan membimbingnya.

"Kita layani baik online maupun pelayanan ofline, orang tua yang merasa kesulitan silakan datang ke sekolah teknisi yang sudah disiapkan akan membimbing sampai selesai pendaftaran," paparnya.

"Kalau tahun lalu kan tersentral di provinsi, kalau ada kendala kita enggak bisa langsung menangani karena kita enggak punya hak akses, nah kalau tahun ini kita diberi wewenang  kita langsung bisa menangani," pungkasnya. (ril/dam)