PP PPM Solid Dipimpin Samsudin Siregar

PP PPM Solid Dipimpin Samsudin Siregar

CIPUTAT | TR.CO.ID

Berkembang Informasi Ketegangan dijajaran pengurus Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM)  hal itu, dipicu Pasca penyegaran kepengurusan.

Saat benbincang dengan salah satu pengurus PP PPM mengakui, lagi sedang Proses hukum di tingkat pengadilan tinggi yang putusannya sama dengan di pengadilan negeri jakarta timur, pemenang Pihak yang digugat yaitu Samsudin Siregar SH, memiliki SK Kemenkumham," ungkap  Ketua bidang hubungan antar lembaga dan humas OKP PPM di Ciputat Sabtu (10/12/2021)

Ketua bidang hubungan antar lembaga dan humas OKP PPM Pusat. Eddy Rusly juga mencurigai, dualisme saja sudah bikin kisruh apalagi ada oknum" yang tidak bertanggung jawab ingin buat PP PPM, Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga pecah menjadi tiga (3) bagian.

"Yang perlu di garis bawahi adalah adanya dualisme kepungurusan di OKP PPM yang seharusnya sudah dapat berdiri sendiri namun adanya oknum yang membuat kisruh dengan di kaitkan dengan organisasi veteran yang menjadi bapak ideologis kita. Ini malah mau muncul lagi kepengurusan abal-abal," ungkap mantan Ketua Petsatuan Wartawan Indonesi PWI, Tangerang Selatan (Tangsel)  itu kepada awak media ini.

Menurut Eddy, kepengurusan yang jelas adalah kepengurusan yang di pimpin oleh Samsudin Siregar SH selaku ketua umum PPM pusat.

"Berdasarkan putusan pengadilan negeri Jaktim dan pengadilan tinggi DKI yang memutuskan dab menimbang bahwa musyawarah nasional PPM ke-10 yang di selengggarakan pada Desember 2020 lalu adalah sah. Maka, kepengurusan kubu Samsudin Siregar adalah sah," bebernya

Dikatakan, ada yang membuat kisruh organisasi PPM dan telah dibahas dalam rapat khusus internal untuk melakukan tindakan kepada oknum-oknum tersebut . Setelahnya, ia akan menunggu arahan melalui rapat internal organisasi.

"Iya, nanti ini saya laporkan kepada Ketum .Untuk langkah-langkah kedepannya saya belum tau. Di rapatkan dululah. Kita ini organisasi harus sesuai dengan AD/ART nya, "tukas nya.

Intinya, kepengurusan yang sah tersebut sudah mengirimkan surat keberatan kepada Assisten teritorial panglima TNI yakni Mayor Jendral (Mayjen) Supriadi SIP.MSi untuk tak perlu hadir dalam agenda rapim abal-abal.

"Kami sudah melayangkan surat keberatan kepada Asisten Teritorial Panglima TNI terkait tak perlu menggubris surat undangan rapat pimpinan yang mengatasnamakan PPM. Karena, ulah oknum pengurus ini kemungkinan akan kami bawa ke pihak yg berwajib hingga proses pengadilan,"tandas nya. (man/wan)