Program Sampah Plastik Berbayar Dinilai Tidak Efektif

Program Sampah Plastik Berbayar Dinilai Tidak Efektif

LEBAK | TRM

Upaya pemerintah dalam mengurangi sampah plastik melalui program plastik berbayar pada sejumlah mini market dan super market, dinilai tidak efektif. Sebab, Sampai saat ini masyarakat sama sekali tidak peduli dengan system plastic berbayar disetiap belanja di pusat perpenjaan modern, hingga sampah plastik masih mendominasi. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lebak, Nana Sunjana saat ditemui di Ruang kerjanya, Senin (14/9).

Menurut Nana, pihaknya sudah melakukan upaya sosialisasi dan mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar mulai mengurangi penggunaan plastik dalam belanja. Karena, sampah plastik tidak dapat diurai hingga puluhan atau ratusan tahun. Untuk itu, program Adiwiyata disetiap sekolah dan perguruan tinggi adalah salahsatu bentuk untuk menciptakan lingkungan yang hijau dan bersih. Sehingga dapat mewujudkan kehidupan adil dan makmur bagi semuanya tanpa harus menimbulkan kerusakan lingkungan.

"Pembangunan berwawasan lingkungan adalah usaha meningkatkan kualitas manusia secara bertahap dengan memerhatikan faktor lingkungan,” kata Nana.

Untuk itu Nana mengajak, seluruh warga untuk melakukan usaha menyelamatkan lingkungan hidup disekitar sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Menurutnya Sekecil apa pun usaha yang dilakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi selanjutnya.

“Saya berharap kedepan Kabupaten Lebak terbebas dari sampah terutama sampah plastik, karena sampah selain plastik bisa kita olah menjadi pupuk kompos sedangkan sampah plastik ini sangat sulit diurai sehingga dapat menurunkan kwalitas tanah,” ujarnya.


Lanjut Nana, berbagai program seperti Jumat bersih, susur sungai bersama aparatur desa dan kecamatan saat ini terus digalakkan. Hal ini guna mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

"Apalagi saat ini kita sedang menghadapi pandemi, harus bisa menjaga kebersihan diri dan lingkungan," pungkasnya. (ade/yat/dam)