PTSL untuk di Tangsel Dapat Alokasi 500 Bidang Tahun Ini

PTSL untuk di Tangsel Dapat Alokasi 500 Bidang Tahun Ini
Kepala Kantor Agrararia dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Tangsel, Harison Mocodompis. (istimewa)

TANGSEL | TR.CO.ID 

Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) telah digalakkan oleh Presiden Joko Widodo sejak tahun 2017. Kemudian diketahui baru 46 juta bidang dari 126 bidang yang memiliki sertifikat atau terdaftar.

“Berarti ada 80 juta yang belum, dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat kuota PTSL sekitar 100an ribu. Sementara seluruh bidang ada 440an ribu bidang dan terdaftar 300 ribu, maka sekian persennya harus diselesaikan,” kata kepala Kantor Agrararia dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Tangsel, Harison Mocodompis.

Lebih lanjut Harison mengatakan, pada tahun ini PTSL untuk wilayah Tangsel mendapat alokasi 500 bidang. Angka tersebut menurutnya menurun, lantaran terjadinya pandemi covid-19.

“Dan karena alokasi dana negara ke penanganan covid, kita baru dapet 500 bidang yang sedang dikerjakan di Kecamatan Serpong. Kita lihat apa bisa selesai, jika tidak kita pindahkan ke kelurahan lain,” tuturnya.

Hingga kini, pendaftaran tanah melalui PTSL di Kecamatan Serpong sudah berjalan 50 persen.

“Sudah 50 persen, ada yang sedang pengumuman, tandatangan dan lainnya,” katanya.

ATR/BPN Tangsel pun, akan mengusulkan ke pusat untuk penambahan alokasi PTSL. Karena, program PTSL di Tangsel ampun mencegah sengketa konflik tanah.

“Saya sedang usulkan ke pusat dari hitungan saya semoga tahun depan diterima pemerintah pusat. Karena PTSL menyeselesikan sengketa konflik, dengan di daftar bisa keluar sertifikat yang memiliki kekuatan hukum,” jelasnya. (rdw/plp/ris)