Puncak Hari Kesehatan Jiwa Dunia 2025, Puspaga Kota Tangerang Tuai Apresiasi

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat upaya penanganan kesehatan jiwa melalui berbagai program dan layanan inovatif, salah satunya Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga).

Program tersebut mendapatkan apresiasi dari Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono. Menurutnya ini menjadi langkah progresif Pemkot Tangerang dalam menghadirkan layanan kesehatan jiwa yang terintegrasi di unit Puskesmas. Menurutnya, pendekatan ini menjadikan layanan lebih mudah, dekat, dan cepat diakses oleh masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini pendekatan luar biasa dari Pak Wali Kota — memberdayakan Puskesmas sebagai sentra primer terdekat untuk layanan kesehatan jiwa. Terobosan ini patut dicontoh oleh daerah lain,” puji Dante dalam acara Puncak Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia Tahun 2025, yang digelar di Taman Elektrik, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (30/10/2025).

Baca Juga:  Alokasikan Rp7,5 Miliar, Untuk Pengembangan Agrowisata Cikapek

Sementara itu Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menjelaskan bahwa masyarakat kini dapat memanfaatkan layanan konseling kejiwaan gratis yang tersedia di Puspaga, Puskesmas, dan RSUD — baik secara luring maupun daring.

“Melalui Puspaga, masyarakat dapat mengakses layanan konseling gratis, baik secara daring maupun luring, serta di seluruh Puskesmas dan RSUD wilayah Kota Tangerang,” ujar Sachrudin.

Di hadapan Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, serta Deputi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, wali kota menyampaikan rasa syukur atas kehormatan menjadi tuan rumah peringatan nasional ini, sekaligus atas capaian penting Kota Tangerang sebagai salah satu daerah Bebas Pasung di Indonesia.

Baca Juga:  BPBD Imbau Masyarakat Waspadai Perubahan Cuaca Sepekan ke Depan

“Alhamdulillah, Kota Tangerang telah menjadi salah satu kota yang bebas pasung. Ini merupakan bukti nyata kepedulian dan keseriusan Pemkot dalam melindungi serta memulihkan kesehatan jiwa masyarakatnya,”
lanjutnya.

Sebagai penutup acara, Wamenkes, pimpinan tinggi K/L, dan para kepala daerah menekan tombol Launching Keputusan Menteri Koordinator PMK tentang Tim Penggerak Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) Pusat). Langkah ini diharapkan mampu memperkuat peran TPKJM di tingkat daerah agar semakin optimal dalam menjalankan fungsi pembinaan dan penggerakan masyarakat di bidang kesehatan jiwa. (wil/dam)

Berita Terkait

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak
Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja
Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup
DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi
Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Pemkot Tangerang Alokasikan Rp1,038 Miliar untuk Bansos Mahasiswa, DPRD Dorong Kuota Penerima Ditambah
Disperkimtan Kota Tangerang Raih PAPTI Award 2026, Dinobatkan sebagai Penerbit SLF Terbaik
Sekda Herman: Akuntabilitas Harus Jadi Budaya Kerja Seluruh Perangkat Daerah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:09 WIB

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:07 WIB

Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:07 WIB

DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:34 WIB

Pemkot Tangerang Alokasikan Rp1,038 Miliar untuk Bansos Mahasiswa, DPRD Dorong Kuota Penerima Ditambah

Berita Terbaru