Rp120 Miliar Untuk THR ASN Banten

Rp120 Miliar Untuk THR ASN Banten
Rp120 Miliar Untuk THR ASN Banten

 Cair H-7 Lebaran

BANTEN |TR.CO.ID 

Ada kabar gembira untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), saat ini Pemerintah Provinsi Banten (Pemprov) Banten, mengalokasikan anggaran Rp120 miliar untuk tunjangan hari raya (THR) ASN. THR diproyeksikan akan cair seminggu sebelum lebaran idulfitri. Sehingga dapat dinikmati oleh para ASN di lingkungan Pemprov Banten.

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy mengatakan, THR ASN harus cair sebelum lebaran idulfitri. Hal itu sudah menjadi keputusan dari pemerintah pusat.

"Oh sekarang harus sebelum lebaran dan harus full, itu sudah keputusan pemerintah pusat," katanya kepada wartawan, belum lama ini.

Andika menerangkan, pemerintah pusat menitipkan kepada daerah agar mengawasi pencairan THR baik buruh, ASN, dan tenaga kerja lainnya.

"Pemerintah pusat menitipkan untuk dikawal ke pemerintah daerah, kepada seluruh industri dan wilayahnya masing-masing," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Provinsi Banten, Rina Dewiyanti menambahkan, Pemprov Banten sedang menyediakan anggaran Rp120 miliar lebih untuk THR. "Rp120 miliar lebih untuk T13 dan 14. Pejabat negara (juga dapat THR)," urainya.

Menurutnya, tidak hanya ASN yang mendapatkan THR, pejabat pemerintah juga turut mendapatkan. Hal itu telah tertuang dalam peraturan pemeritah.

Ia menuturkan, tahun ini THR akan turun sebelum lebaran sesuai dengan ketentuan peraturan pemerintah.

"Sebelum (lebaran). Kita ikuti saja Peraturan Pemerintah aturan berapa hari, tapi biasanya seminggu sebelum lebaran kita salurkan," tegasnya.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mewajibkan perusahaan untuk membayar tunjangan hari raya atau THR secara penuh pada tahun ini seiring dengan tren pemulihan industri domestik dari dampak pandemi dua tahun terakhir.  

Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker Indah Anggoro Putri mengatakan langkah itu diambil setelah memantau adanya pemulihan kinerja dari seluruh industri pada tahun ini. Di sisi lain, Putri menambahkan pertumbuhan ekonomi juga menunjukkan tren yang positif. 

 “THR tahun ini tidak ada relaksasi, harus dibayar [penuh] karena pertumbuhan ekonomi mulai bergerak positif. Pernyataan ini juga sudah disampaikan Pak Menko Airlangga beberapa hari lalu,” kata Putri.

Sedangkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemprov Banten, Septo Kalnadi mengatakan kepada semua perusahaan baik kecil ataupun besar di Propinsi Banten, agar memberikan THR kepada karyawannya.

" Kemarin sudah ada rapat dengan perwakilan penguasaha, aagar THR diberikan, " kata Septo.(hed/hmi)