Rumah Ibu Muda Beranak Tujuh Roboh Camat Rajeg Bangun Permanen

Rumah Ibu Muda Beranak Tujuh Roboh Camat Rajeg Bangun Permanen
Camat Rajeg H. A. Patoni (Kiri). Dirut PT AYP H. Suyoto, ikut membantu menggali pondasi rumah keluarga Komah.

TANGERANG | TR.CO.ID

Nasib naas dialami Komah seorang Ibu rumah tangga yang masih berusia 38 tahun memiliki anak 7  warga Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang karena rumahnya yang terbuat dari bilik bambu ini lulu lantak di hantam hujan dan angin puting beliuang pada minggu lalu.

Namun kini wanita bersuami kuli tani itu dapat bernafas lega setelah aksi cepat tanggap Pemerintah Kecamatan Rajeg dan Pemdes Sukamanah serta Pengembang Perumahan Griya Asri Sukamanah 2 membantu membangun rumahnya dengan permanen.

"Memang rumah saya sudah reot karna usianya sudah usang, tiangnya dari bambu dan berdinding bilik. Pas hujan gede terus angin nya kenceng rumah saya roboh," kata Komah kepada Wartawan.

Ia mengaku bersyukur dari aksi cepat tanggap Pemerintah setempat serta instasni terkait.

"Alhamdulillah bapak, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya atas perhatian dan bantuan dari Pemerintah Desa Sukamanah, Pemerintah Kecamatan Rajeg dan Pengembang PT Asri Yulian Pratama, Polsek Rajeg dan Koramil Rajeg," tutur Komah.

Sementara itu Camat Rajeg H. A. Patoni mengatakan, bantuan tersebut sebagai aksi cepat tanggap pemerintah kabupaten tangerang melalui pemerintah kecamatan rajeg dan stakeholder terkait. Bantuan tersebut dari berbagai macam bantuan baik dari pemerintah, swasta diantara salah satunya PT Asri Yulian Pratama Pengembang Perumahan Griya Asrih Sukamanah 1 dan 2 untuk sama - sama untuk membantu warga yang mengalami musibah rumah roboh. 

"Alhamdulillah sekarang sudah terkumpul material dan juga ada bantuan dari pengembang yang juga mereka ingin membangun rumah korban agar cepat selesai," ungkapnya. 

Bantuan tersebut, sambung Camat, yang intinya pihaknya melakukan suatu kordinasi agar menangani secara cepat.

"Kecamatan sebagai kordinatornya untuk mengatasi permasalah - permasalahan yang ada ini, tanpa ada kordinasi dari kita memang agak susah, jadi ini sangat penting bagai mana bisa mengatasi permasalahan - permasalahan yang ada di warga tanpa informasi," paparnya.

Camat juga mengapresiasi kepada pengembang dan kepada orang - orang yang memang menaruh perhatian kepada permasalahan yang ada di masyarakat termasuk dari media juga sebagai informasi bagai mana untuk mengatasi masalah - masalah yang ada dimasyarakat.

"Saya kira bila diatasi secara bersama - sama semua petmasalahan bisa diatasi," bebernya.

Camat menambahkan, selain musim penghujan memang banyak rumah - rumah yang mengalami musibah seperti kebakaran dan lainnya, mungkin saja rumahnya sudah tidak layak huni sehingga harus cepat tanggap.  Dari pemerintah juga ada pembangunan - pembanguna rumah, baik itu program gebrak pak kumis maupun yang lainnya dan memang banyak warga yang masih membutuhkan yang semua tidak terkaper oleh anggaran pemerintah juga dibantu dari swadaya masyarakat. 

"Harapan nya kedepan semua permasalahan rumah tidak layak huni ini sudah tidak ada lagi dan kalau pun ada memang harus cepat tanggap dari RT/RW nya segera melapor ke desa, kemudian desa melapor ke kecamatan kita nanti supaya permasalahan ini segera teratasi intinya cepat tanggap dari masyarakatnya juga kalau tidak ada laporan dari warga susah juga kita mengetahuinya," pungkasnya.

Pantuan dilokasi, selain memberikan bantuan materil camat rajeg beserta Dirut PT. Asri Yulain Pratama juga ikut membantu tenaga dengan mencangkul pondasi rumah sedalam sekitar 40 cm. Hadir pula Trantib Kecamatan Rajeg, Babinkamtibmas Polsek Rajeg dan Babinsa Koramil Rajeg. (fj/dam)