Seorang Pria Gantung Diri Diduga Terlilit Utang Pinjol

Selasa, 9 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGSEL | TR.CO.ID

Seorang pria paruh baya berinisial S (44) ditemukan tewas gantung diri di kanopi rumahnya di Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Minggu (7/7/24).

Berdasarkan informasi yang diterima, S mengakhiri hidupnya lantaran diduga memiliki beban pikiran mulai dari terlilit utang pinjaman online (pinjol) dan masalah rumah tangga. Tidak tanggung-tanggung, S diduga memiliki hutang hingga ratusan juta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dapet cerita om nya juga bilang, dia (S) itu posisinya lagi panggilan sidang cerai putusan nanti, dia kepikiran, kedua juga hutangnya juga banyak pinjaman ratusan juta. Sodara nya sendiri sih tadi bilang seperti itu pinjaman banyak. Mungkin pikirannya sudah tidak kuat, istilahnya bawa beban ini udah lewat jalan singkat,” jelas salah satu warga setempat, Ucok.

Baca Juga:  Copa America-Argentina Tundukkan Peru 2-0

Ucok mengatakan, S dievakuasi oleh pihak kepolisian Polsek Ciputat Timur hingga prosesi pemakaman usai sekitar pukul 12.00 dan dikebumikan di pemakaman kampung Sawah Lama. Atas permintaan keluarga, kata Ucok, polisi tidak melakukan otopsi terhadap jenazah S.

“Awalnya keluarga dia yang tahu karena halaman didepan rumah ada kanopinya dari baja ringan. Yang nurunin tadi polisi sekitar jam setengah delapan pagi, rameh banget tadi pada ngeliat. Sendalnya juga ga copot, masih dipakai,” ungkapnya.

Ucok menambahkan, S adalah seorang suami yang meninggalkan tiga anak yang masih kecil dan bersekolah serta sang istri. Namun, ia menyampaikan bahwa tempat kejadian perkara (TKP) merupakan rumah orang tua S. Kediaman S berada tidak jauh tetapi beda RW.

Baca Juga:  Peningkatan Volume Kendaraan Diprediksi di Tol Serpan, Saat Nataru

“Almarhum seharinya bekerja di pom bensin spbu daerah Serpong. Anaknya ada tiga masih pada sekolah, rumahnya di sebrang jalan raya hanya masih satu kecamatan hanya beda RW. Jadi TKP itu rumah orang tuanya,” ungkapnya.

Lebih jauh Ucok mengatakan, keseharian S tidak banyak bersosialisasi dengan masyarakat dilingkungan. Untuk itu, dirinya mengaku kaget dengan kejadian di Jalan Roda RT 004 RW 012 tersebut.

“Dia mah bergaul nya juga engga di kampung sini. Kalau kemari ya ke rumah orang tuanya aja,” pungkasnya. (det/tmn/dam)

Berita Terkait

Perkuat Transparansi Pajak, Bapenda Kota Tangerang Gelar Bimtek Penilaian NJOP
Peduli Sungai, PT. IKPP Tangerang Raih Penghargaan Cisadane Awards
Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG
Dua Debt Collector Dibekuk, Aniaya Personel Brimob
25 Inovator Adu Karya di TTG Tangsel 2026
Pelayanan kepada Masyarakat kota Tangerang, Ambulance Gratis Dinkes Evakuasi Pasien Kritis
Ratusan Warga Tangerang Diterima Kerja di Jepang, Sachrudin: SDM Kota Tangerang Makin Dilirik Dunia
Jaga Fasilitas Umum, Pemkot Tangerang Tertibkan PKL di Kawasan Tugu Adipura
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:02 WIB

Perkuat Transparansi Pajak, Bapenda Kota Tangerang Gelar Bimtek Penilaian NJOP

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:21 WIB

Peduli Sungai, PT. IKPP Tangerang Raih Penghargaan Cisadane Awards

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:55 WIB

Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:48 WIB

Dua Debt Collector Dibekuk, Aniaya Personel Brimob

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:43 WIB

25 Inovator Adu Karya di TTG Tangsel 2026

Berita Terbaru

Daerah

Tiga BUMD Kota Tangerang Tandatangani MOU dengan Kejari

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:31 WIB