Serapan APBD Murni 2022 Masih Rendah Triwulan Kedua 

Serapan APBD Murni 2022 Masih Rendah Triwulan Kedua 
Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie.

TANGSEL | TR.CO.ID 

Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, mengakui bahwa serapan APBD Murni 2022 masih tidak memuaskan. Biasanya pada triwulan kedua tahun anggaran berjalan serapan sudah dikisaran 40 persen.

“Saya jujur belum dapat laporan. Lagi minta laporan. Karena saya dengar beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) masih rendah serapannya,” ujarnya, kemarin.

Menurutnya, anggaran yang terserap saat ini, hanya untuk belanja pegawai, kegiatan Musrenbang dan lain-lain.

Sedangkan serapan anggaran tersebut biasanya berasal dari belanja fisik. Kini pihak ketiga yang ingin mengikuti lelang fisik harus memiliki sertifikat badan usaha.

Tahun ini sertifikat badan usaha dikeluarkan oleh asosiasi. Aturan sebelumnya dikeluarkan oleh pemerintah sehingga prosesnya bisa cepat.

“Karena pelelangan belum tuntas semuanya. Terutama kontruksi fisik yang lambat. Kaitan dengan Sertifikat Badan Usaha (SBU). Jadi ada aturan baru penerbitan sertifikat SBU sekarang oleh asosiasi makanya kemarin agak terlambat,” ungkapnya.

“Nanti semester kedua triwulan ketiga Oktober November itu baru harus 80 persen,” sambungnya.  (rdw/ka6/ris)