Supervisi di SDN kayu Areng Dilaksanakan Dua Tahap

Supervisi di SDN kayu Areng Dilaksanakan Dua Tahap

SERANG  | TRM

Keberhasilan sebuah program sekolah dapat tercapai secara maksimal apabila dilaksanakan secara sungguh-sungguh, berkesinambungan, pengawasan, pendampingan serta evaluasi. Dari titik inilah dibutuhkan layanan supervisi dalam kelangsungan pendidikan terlebih dalam proses pembelajaran di sekolah.

 “Supervisi pembelajaran tidak lepas dari penilaian kinerja guru dalam mengelola pembelajaran. Esensi supervisi pembelajaran sama sekali bukan menilai unjuk kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran tetapi membantu guru mengembangkan kemampuan profesionalnya dalam pelaksanaan tugas,” kata Sukur, Kepala UPT SDN kayu Areng kepada Tangerang Raya di sekolah, Selasa (20/10).

Sukur mengatakan, Pelaksanaan Kegiatan e supervisi di SDN Kayu Areng, kecamatan Cikande, kabupaten Serang sesuai dengan binaan LPMP Banten untuk membantu para guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran daring di masa pandemi covid-19. Supervisi berlangsung dua tahap dengan sasaran dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berprofesi sebagai pendidik.

Kata Sukur, supervisi tahap pertama dilakukan sebelum diadakan terlebih dahulu sekolah melakukan sosialisasi kepada guru untuk dapat memahami instrumen yang akan digunakan dalam supervisi. Pelaksanaan supervisi tahap pertama mencakup 4 faktor yakni administrasi kelas, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai edaran dimasa pandemi covid-19, kegiatan belajar mengajar secara daring dimana dimasa darurat corona ini sesuai dengan SKB 4 menteri dan supervisi penilaian.

“Setelah supervisi tahap pertama selesai dilakukan kemudian diadakan tindak lanjut oleh kepala sekolah tentang temuan atau kendala apa saja dalam supervisi tahap pertama setelah itu pengkondisian supervisi tahap kedua,” terangnya.

Untuk supervisi tahap kedua,  lanjut Sukur, dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang ada dan diharapkan hasilnya lebih baik daripada supervisi tahap pertama. Setelah supervisi tahap kedua selesai dan dilaporkan ke LPMP Banten.

"Kepala sekolah dan pengawas melakukan tindak lanjut melalui pembinaan untuk membantu para guru mengatasi kesulitan-kesulitannya dalam kegiatan belajar mengajar di konsidi pandemi covid -19 sekarang ini," tukasnya. (mur/dam)