Supriyatno Terjang Banjir Berikan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir Rob

Supriyatno Terjang Banjir Berikan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir Rob
H. H. Ahmad Supriyatno terjang banjir saat berikan bantuan ke warga terdampak banjir Rob

TANGERANG | TR.CO.ID

H. Ahmad Supriyatno salah satu Tokoh Masyarakat Desa Muara, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang memberikan bantuan sembako kepada warga desa setempat yang kerap terkena dampak banjir Rob, hal itu sebagai bentuk peduli terhadap sesama disaat musibah datang. 

Supriyatno yang terjun langsung ke wilayah genangan banjir untuk memberikan sport dan bantuan sosial warga disambut hangat oleh warga yang terdampak musibah.

"Kami memberikan sedikit bantuan sebako, dan ini memang program rutin saya setiap bulan yang biasa disebut "Berbagi Jum'at Berkah". Jadi bukan kali ini saja kami menyalurkan bantuan, walau hanya alakadarnya semoga dapat bermanfaat," kata Yatno sapaan akrabnya.

Ia mengatakan, selain itu sebagai upaya mencoba membantu untuk meringankan beban warga desa muara yang kerap dilanda banjir rob, pihaknya memberikan informasi kepada camat teluknaga untuk membantu warga, dan camat teluknaga merespon akan segera mengupayakan bantuan sembako secepatnya.

"Alhamdulillah laporan banjir rob direspon oleh Pak camat. kita doakan semoga pemimpin kita baik di tingkat desa hingga ke pusat yang mau membantu derita masyarakat diberi kesehatan dan keberkahan," tuturnya

Ia menuturkan, air laut biasanya mulai naik ke permukiman warga pada siang hari saat sedang pasang. Apabila cuaca bersahabat, air rob dapat surut dengan cepat di sore hari.  Namun, jika cuaca sedang buruk ataupun dilanda hujan dengan intensitas tinggi, banjir rob baru akan surut pada malam hari. 

"Tidak jarang banjir juga masih melanda hingga keesokan harinya. Jadi ya pasrah aja udah, berharap sama alam aja kalau urusan surut atau enggak banjir robnya. Abis kalau apa-apa harus nunggu surut dulu ya susah, enggak ada yang tahu dan bisa memastikan soal kapan banjir rob datang atau surut," katanya.

Oleh sebab itu, Yatno berharap agar pemerintah segera mencarikan solusi konkret terkait problem banjir rob tersebut.  Apalagi, sambung Yatno, banjir yang melanda kawasan ini bukanlah kali yang pertama dan kerap kembali terjadi tiap tahunnya.

"Harapannya sih biar pemerintah mendengar keluhan kita dan lebih sigap mencari solusinya, agar kita tetap bisa bekerja dan beraktivitas dengan normal, entah itu dengan cara membangun tanggul ataupun menyediakan mesin pompa untuk menyedot air," tukasnya. (ril/dam)