Tagana Wajib Dilatih Pulihkan Psikologis Survivor 

Tagana Wajib Dilatih Pulihkan Psikologis Survivor 

TANGERANG | TR.CO.ID

Selain diwajibkan memiliki kemahiran dalam melakukan evakuasi saat bencana, Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kota Tangerang juga diharuskan memiliki pengetahuan yang mumpuni dan kepekaan dalam mendampingi dan memulihkan psikologi korban. 

Hal tersebut dirasa perlu diterapkan lantaran dalam setiap bencana menimbulkan goncangan yang hebat atas psikologi survivor atau penyintas korban bencana. 

“Selain melakukan evakuasi, mempersiapkan logistik seperti tenda dan dapur umum Tagana juga diharapkan mampu mendampingi penyintas atau korban bencana dalam memulihkan psikologisnya,” Kata Suli Rosadi Kepala dinas sosial saat membuka pelatihan Dukungan Psikososial (LDP) bagi Taruna Siaga Bencana Kota Tangerang di Aula Dinas Sosial. 

Suli menjelaskan pelatihan LDP tersebut dilakukan karena dalam setiap bencana tidak jarang petugas atau relawan kurang memperhatikan penanganan pemulihan psikologis survivor pasca bencana lantaran kurangnya pengetahuan, kepekaan dan kelelahan para relawan penanganan bencana. 

“Penanganan kebencanaan adalah bagaimana para survivor atau penyintas dapat menjalankan fungsi sosialnya pasca bencana yang mereka alami,” tegasnya, Senin (20/12/2021). 

Untuk mendukung hal tersebut, mantan camat Karawaci tersebut mengaku telah mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung bagi para relawan tagana yang menjadi mitranya dalam menangangi Dukungan Psikososial (LDP) pemulihan psikologis survivor pasca bencana. 

“Kami melakukan evaluasi, yang diantaranya mempersiapkan tempat istirahat yang layak berbentuk tenda yang mampu memuat maksimal hingga 15 orang relawan, selain itu berbagai sarana pendukung dapur umum kami juga telah memastikan semua berfungsi dengan baik,” ujarnya. 

Dikesempatan yang sama, Umi Kulsum Kepala Seksi Perlindungan secara teknis menjelaskan, dalam kegiatan pelatihan LDP tersebut diikuti seluruh relawan tagana yang terdaftar didinas sosial yang dibagi menjadi 4 waktu yang berbeda. 

“Dalam satu pelatihan kami mengundang teman teman tagana sebanyak 25 orang,” ungkap Umi. 

Selain kegiatan tersebut, pihaknya juga telah membentuk kampung siaga bencana yang hingga saat ini masih berjalan dengan baik kendati ditengah situasi pandemi covid19. 

“Walaupun ada sedikit pengurangan kegiatan, namun untuk kampung siaga bencana menjadi prioritas kami, Insya allah di tahun mendatang kami sudah anggarkan sehingga kegiatan kampung siaga bencana dapat lebih dimaksimalkan,” ungkapnya. 

Dalam kegiatan tersebut diharapkan para relawan Taruna siaga bencana dapat lebih menambah pengetahuan terkait klaster perlindungan yang diantaranya pengungsian dan logistik. 

Ia mengaku kegiatan pelatihan LDP adalah bagian dari hasil evaluasi yang dilakukan jajaran dinas sosial kota Tangerang pada penanganan bencana ditahun sebelumnya, sehingga jika nanti para taruna siaga bencana kembali terjun ke lokasi bencana dapat melakukan hal – hal yang seharusnya dapat dilakukan. 

“Mulai dari sekretariat, seragam dan tenda untuk para relawan beristirahat telah kami persiapkan untuk teman teman relawan Tagana,”jelasnya. 

Masih menurut Umi Kulsum narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut terdiri dari Pusat Kajian Bencana Poltek Kesos Bandung, kementerian sosial dan dinas sosial provinsi Banten. 

“Kami menghadirkan Dosen dari Pusat Kajian Bencana Poltek Kesos Bandung yang merangkap sebagai relawan juga,” tegasnya. 

Sementara itu, Fathurahman, Ketua Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kota Tangerang mengaku bangga dapat menjadi bagian dari mitra dinas sosial kota Tangerang, pasalnya selama dirinya bergabung dalam kegiatan kebencanaan, dinas sosial memfasilitasi dengan baik segala sarana dan prasarana yang dibutuhkan. 

“Alhamdulillah jika dibandingkan dengan kota dan kabupaten lainnya kota Tangerang sangat memberikan perhatian lebih ke kita, misalkan peralatan rescue kita punya, alat alat dapur umum kita punya, tenda kapasitas besar untuk kami beristirahat sudah dipersiapkan,” jelas relawan yang akrab disapa Bung Otoy. 

Dari segi pelatihan peningkatan pengetahuan kemampuan dan pengetahuan, ia juga mengaku selalu difasilitasi oleh dinas sosial kota Tangerang sehingga relawan – relawan taruna siaga bencana dapat lebih mumpuni. 

“Banyak yang dapat kita petik dan aplikasikan nanti,” pungkasnya. (cng)