Tangerang Raya Zona Oranye !!

Tangerang Raya Zona Oranye !!
Arief R. Wismansyah, Walikota Tangerang. Ahmed Zaki Iskandar Bupati Tangerang.

HEBOH: PANDEMI COVID-19

 


TANGERANG | TRM
Wilayah Tangerang Raya yakni Kota Tangerang, Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang kembali dinyatakan zona oranye oleh Dinas Kesehatan Provinsi Banten dari penyebaran Covid-19.
Berdasarkan skor pembobotan indikator kesehatan masyarakat, Kota Tangerang 1,84, Kota Tangerang Selatan 1,89 dan Kabupaten Tangerang 1,92.

 


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti mengatakan, berdasarkan hasil penilaian zona risiko dilakukan setiap satu minggu sekali oleh para pakar BNPB, wilayah Tangerang Raya ditetapkan pada tanggal 5 Oktober menjadi zona oranye.
"Kriteria penilaian berdasarkan epidemologi, survailans kesehatan, pelayanan kesehatan, reproduction number sebagai triangulasi," ujar Ati kepada wartawan, Selasa (06/10).


Selain itu, penilaian tidak hanya dilihat dari penurunan jumlah kasus positif, tingkat kesembuhan dan kematian. Namun ada beberapa faktor lainnya. Seperti sejauh mana peran gugus tugas dalam melakukan sosialisasi, edukasi masyarakat dalam mengubah perilaku agar disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Ketersediaan pelayanan kesehatan jika dibandingkan dg jumlah kasus yg ada, dan sejauh mana keaktifan dan kecepatan tracing kontak dilakukan," kata Ati.


Berdasarkan data terbaru Dinkes Banten jumlah kasus di wilayah Kota Tangerang 1.728 orang terdiri dari 284 masih dirawat, 1380 sembuh dan 62 meninggal dunia.
Kemudian Kota Tangerang Selatan sebanyak 1.178 kasus terdiri dari 70 orang masih dirawat, 1049 sembuh dan 59 meninggal dunia. Selanjutnya Kabupaten Tangerang 1.760 kasus Covid-19 terkonfirmasi terdiri dari 453 pasien masih dirawat, 1.266 pasien sembuh, dan 41 orang meninggal dunia.
Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan, penurunan status menjadi zona oranye tak lepas dari berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang.
Salah satunya melalui penyediaan fasilitas isolasi bagi masyarakat terkonfirmasi Covid-19 dengan status tanpa gejala.


"Kemarin Hotel Kyriad sudah operasional dan hingga saat ini sudah 51 kamar yang terpakai dari total kamar yang tersedia sebanyak 165 kamar," terangnya dalam keterangan tertulis, Selasa (6/10/2020).
Menurut Arief, saat ini Hotel Kyriad yang merupakan salah satu fasilitas isolasi tambahan, hanya boleh digunakan untuk menampung masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 yang sama sekali tidak memiliki gejala dengan rentang usia 12-60 tahun.


"Karena disana tidak ada fasilitas kesehatan seperti di Puskesmas isolasi terkonsentrasi. Yang memiliki gejala ringan dan sedang akan dirawat di Puskesmas yang sudah disediakan dan yang gejala berat dirawat di rumah sakit," ucapnya.


Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi menambahkan, angka penularan atau positivity rate di Kota Tangerang saat ini mulai mengalami penurunan yang signifikan dibanding dengan beberapa minggu yang lalu.
"Kami lakukan evaluasi mingguan, sekarang sudah di angka 7,2 dan akan terus ditekan," kata Liza.
Selain itu, lanjut Liza, angka kesembuhan di Kota Tangerang juga mengalami peningkatan yang turut berperan dalam penurunan status Kota Tangerang yang semula zona merah menjadi zona oranye penyebaran Covid19.


"Untuk angka kesembuhan Kota Tangerang saat ini mencapai 85 persen," pungkasnya.
Senaga diungkapkan, juru bicara satuan tugas (Satgas) penanganan dan percepatan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi membenarkan wilayah Kabupaten Tangerang turun dari zona merah menjadi zona oranye.


Menurut Hendra, penurunan sebaran tersebut tidak terlepas dari upaya keras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang yang terus berusaha keras melakukan langkah pencegahan dan penanganan.
Langkah pencegahan itu, di antaranya sampai saat ini wilayah Kabupaten Tangerang masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sedangkan upaya penanganan di antaranya dengan membuka Hotel Singgah Pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 di Kecamatan Curug.


"Yang pasti disiplin menerapkan protokol kesehatan harus ditingkatkan oleh masyarakat, meskipun berhasil turun dari zona merah menjadi zona oranye,” ujar Hendra, Selasa (06/10).


Sementara itu, terkait 15 pegawai Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Tangerang yang dilakukan test swab beberapa hari lalu, hasilnya tidak ada yang dinyatakan positif Covid-19.
"Benar hasil test swab terhadap 15 pegawai Diskominfo dinyatakan negatif," pungkasnya. (cng/srm/jojo)