Warga Marak buang Sampah di Jalan

Kamis, 15 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Hal ini disampaikan setelah adanya keluhan dari warga pengguna jalan tentang sampah yang menumpuk di bahu jalan, seperti yang terjadi di jalan Ir Soetami di Kampung Ciawi, Desa Sukamanah.

Kepala DLH Lebak, Iwan Sutikno, mengungkapkan bahwa fenomena membuang sampah di jalanan belakangan ini semakin marak. Meskipun sudah disediakan beberapa kontainer tempat sampah di beberapa ruas jalan, namun masyarakat masih membuang sampah di jalanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya, kami juga sangat menyayangkan hal ini. Banyak warga yang masih kurang memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Mereka sepertinya sudah terbiasa dan merasa tidak bersalah, padahal tindakan ini merugikan banyak pihak,” ujar Iwan kepada wartawan.

Baca Juga:  Ajang Peparpeda VIII Tingkat Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang Kirimkan Atlet Terbaik

Iwan menambahkan bahwa sampah yang dibuang di pinggir jalan lebih banyak daripada yang masuk ke dalam tong sampah. Hal ini tentu saja berdampak buruk, seperti merusak pemandangan, menimbulkan bau tak sedap, meningkatkan risiko banjir, menyebarkan penyakit, dan mencemari lingkungan.

“Sampah seharusnya dibuang ke tong sampah. Nantinya akan diangkut oleh petugas pengangkut sampah dan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Di TPA, sampah tersebut akan diolah atau dihancurkan, dan dibentuk kembali menjadi bahan yang berguna,” papar Iwan.

Baca Juga:  Pelaku Rudapaksa Remaja Wanita Akhirnya Diringkus Polisi

Iwan menegaskan bahwa pengendalian sampah yang paling sederhana dan efektif adalah dengan menumbuhkan kesadaran dari dalam diri sendiri untuk tidak merusak lingkungan dengan sampah. “Mulailah dari diri sendiri untuk tidak membuang sampah sembarangan. Diperlukan juga kontrol sosial budaya masyarakat untuk lebih menghargai lingkungan,” tambahnya.

Salah seorang warga, Romli, mengungkapkan bahwa tumpukan sampah di wilayahnya berasal dari beberapa perumahan. Warga yang sudah lama tinggal di kampung tersebut terbiasa dengan cara pembuangan sampah rumah tangga, ada yang membakar dan ada yang mengubur ke tanah.

“Kami harap tumpukan sampah segera diangkut karena sudah menimbulkan bau tak sedap,” ucapnya. (Jat/TR)

Berita Terkait

Peduli Sungai, PT. IKPP Tangerang Raih Penghargaan Cisadane Awards
Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing
Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK
PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah
Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri
Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG
Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring
Gubernur Banten Deklarasikan SPMB Bersih dan Adil
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:21 WIB

Peduli Sungai, PT. IKPP Tangerang Raih Penghargaan Cisadane Awards

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:04 WIB

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:24 WIB

PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:19 WIB

Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri

Berita Terbaru