Penanganan Kawasan Kumuh Diminta Diselesaikan dengan Multi Fungsi

Selasa, 30 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Pemprov DKI Jakarta diminta untuk menangani kawasan kumuh diselesaikan melalui konsep pengembangan multifungsi (mixed use development).

“Contohnya kalau rusun pada bagian bawah difungsikan untuk pasar sedangkan bagian atas hunian,” kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prasetyo (Pras) menilai pengembangan produk properti dalam suatu kawasan rumah susun (rusun) mampu menuntaskan kawasan permukiman kumuh di Jakarta.

Diharapkan konsep pengembangan banyak fungsi (multifungsi) dalam satu lokasi mampu menciptakan kawasan yang lebih tertata.

Dia mengungkapkan, hingga kini masih banyak kawasan kumuh di Jakarta, terutama yang berada di dekat Istana Presiden dan Balai Kota DKI Jakarta.

Baca Juga:  Sachrudin Minta BPPW Bertindak, Soal Keluhan Padagang Pasar Anyar

Ia mencontohkan salah satu di antara kawasan permukiman kumuh berapa di Johar Baru dan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat.

“Masa Daerah Khusus Jakarta satu kilometer dari Balai Kota dan satu kilometer dari istana masih ada daerah kumuh,” ujarnya.

Maka dari itu, dia berharap agar pemerintah provinsi DKI mampu mengusung konsep tersebut. Salah satunya yang sudah diterapkan di Rusun Pasar Rumput.

Pada bagian lantai 1 dan 2, total luas 12.433 meter persegi (m2) dijadikan pasar yang memiliki 1.314 unit kios. Sedangkan di lantai 3, tersedia fasilitas umum dan fasilitas sosial dengan luas 6.302 m2.

Baca Juga:  Organisasi Buruh Dukung Airin, Dinilai Aspiratif

Unit hunian tersedia mulai di lantai 4 hingga 25. Luas bangunan hunian secara keseluruhan 119.325 m2 dengan jumlah hunian sebanyak 1.984 unit.

Sebelumnya, PT MRT Jakarta (Perseroda) mengembangkan konsep multifungsi (mixed use) di kawasan Blok M, Jakarta Selatan yang menjadi bagian dari rencana pengembangan berorientasi transit (transit oriented development/TOD) di lokasi tersebut.

“Sesuai kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kita bangun mixed use yang di dalamnya ada kantor, hunian, dan sebagainya,” kata Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat saat konferensi pers Festival Hari MRT 2024 di Jakarta, Sabtu.(JR)

Berita Terkait

Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri
Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG
Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring
Gubernur Banten Deklarasikan SPMB Bersih dan Adil
Dua Debt Collector Dibekuk, Aniaya Personel Brimob
Trotoar dan Jalur Hijau Dibersihkan dari PKL
25 Inovator Adu Karya di TTG Tangsel 2026
SPMB SDN di Kota Tangerang Dibuka hingga 17 Juni 2026
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:19 WIB

Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:55 WIB

Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:53 WIB

Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:50 WIB

Gubernur Banten Deklarasikan SPMB Bersih dan Adil

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:46 WIB

Trotoar dan Jalur Hijau Dibersihkan dari PKL

Berita Terbaru

Bola

Harry Kane Bertekad Bawa Inggris Jadi Juara

Kamis, 4 Jun 2026 - 13:57 WIB

Daerah

Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG

Kamis, 4 Jun 2026 - 13:55 WIB

Daerah

Gubernur Banten Deklarasikan SPMB Bersih dan Adil

Kamis, 4 Jun 2026 - 13:50 WIB