PANDEGLANG | TR.CO.ID
Polres Pandeglang sedang menyelidiki insiden ledakan bom ikan yang menghancurkan sebuah rumah di Kampung Paniis, Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten beberapa waktu lalu.
Tim investigasi Polres Pandeglang dibantu oleh Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dan tim Gegana Polda Banten untuk mengolah tempat kejadian perkara segera setelah kejadian terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan bukti-bukti yang mengindikasikan penggunaan bom ikan, termasuk sisa-sisa bahan kimia seperti Potasium Chloride dan aluminium dari barang-barang yang meledak.
Namun, hingga saat ini, polisi masih kesulitan menentukan pemilik bahan peledak karena kepala rumah tangga atau pemilik rumah yang diduga terlibat, berinisial J, tidak berada di rumah saat kejadian. Polisi belum dapat mengonfirmasi identitasnya secara langsung karena belum dapat meminta keterangan langsung dari yang bersangkutan.
“Kami menduga bahwa pemilik bahan peledak kemungkinan adalah kepala rumah tangga atau bapak J, namun kami belum bisa mengonfirmasi hal ini karena belum dapat menginterogasi yang bersangkutan yang saat ini tidak berada di rumah,” kata Ipda Beni Sukirman dari Satreskrim Polres Pandeglang, Selasa (16/7/2024).
Beni juga menyebutkan bahwa pihaknya belum dapat mengambil keterangan dari anak-anak atau istri dari pemilik rumah karena kondisi mereka belum memungkinkan untuk diwawancarai.
Penyebab ledakan diduga berasal dari penyimpanan bahan peledak yang berdekatan dengan lemari pendingin di dapur rumah. Panas yang dihasilkan oleh mesin pendingin tersebut diduga menjadi pemicu utama dari ledakan tersebut.
“Dugaan dari Puslabfor yang melakukan olah TKP menunjukkan bahwa bahan peledak jenis Low Explosive campuran Potasium Chloride dan Aluminium disimpan di dekat lemari pendingin, di mana panas yang dihasilkan oleh mesin pendingin tersebut diduga menjadi pemicu utama ledakan bahan peledak,” jelasnya.
Polres Pandeglang terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti dari insiden ini serta mencari pemilik bahan peledak yang bertanggung jawab. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan memberikan informasi apapun yang dapat membantu proses investigasi ini. (ian/BN/ris)









