Pengobatan TBC Membutuhkan Waktu dan Kesabaran

Kamis, 18 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Tuberkulosis atau TBC, penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, tetap menjadi salah satu penyakit menular paling umum dan mematikan di dunia.

Namun, menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, terdiagnosis TBC bukanlah akhir dari segalanya. Dengan pengobatan yang tepat dan teratur, TBC dapat disembuhkan sepenuhnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dr.Dini menuturkan bahwa proses pengobatan TBC memerlukan waktu dan kesabaran, dengan durasi minimal enam bulan penuh. Pengobatan ini terbagi ke dalam dua tahap: tahap awal dan tahap lanjutan. “Tahap awal lebih berfokus kepada menurunkan jumlah bakteri dan meminimalkan pengaruhnya. Sementara, tahap lanjutan berfokus pada membunuh sisa-sisa bakteri yang masih ada pada tubuh,” jelas dr. Dini.

Baca Juga:  Kepala SPKT Polda Banten Berganti

Penyembuhan TBC tidak bisa dilakukan sekaligus karena tahapan pengobatan tersebut bertujuan untuk memastikan bakteri TBC benar-benar hilang. “Harus dipahami, gejala hilang bukan berarti bakteri TBC-nya juga sudah hilang. Tetap patuhi anjuran pengobatan dari dokter, patuhi jadwal pengobatan secara teratur untuk kesembuhan yang sukses dan pelan-pelan saja,” tambah dr. Dini.

Dirinya menekankan pentingnya semangat dan ketekunan bagi pasien TBC dalam menjalani pengobatan.
“Ketika seseorang didiagnosis dengan TBC, sangat penting untuk tidak menyerah dan terus berjuang melawan penyakit ini, selama durasi minimal enam bulan konsumsi obat tanpa putus. Dengan pengobatan yang tepat dan dukungan dari dokter serta keluarga, kesembuhan dari TBC sangat mungkin terjadi,” ujar dr. Dini.

Baca Juga:  7 Pos Satkamling di Batuceper Diaktifkan

TBC bukanlah akhir dari segalanya. Pengobatan yang tepat, pencegahan, serta dukungan yang memadai dapat membantu seseorang sembuh sepenuhnya dari penyakit ini dan hidup seperti biasanya.
Dr. Dini menutup pesannya dengan penuh harapan, “Jika terdiagnosis TBC, jangan menyerah dan teruslah berjuang untuk kesembuhan.”

Dengan edukasi dan motivasi yang terus diberikan oleh para tenaga kesehatan seperti dr. Dini Anggraeni, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya pengobatan TBC yang tepat dan teratur, sehingga angka kesembuhan dapat meningkat dan penyebaran penyakit ini dapat ditekan.
(ali/ris)

Berita Terkait

Zaki Iskandar Resmikan Politeknik Ismet Iskandar di Hari Pendidikan Nasional
Halalbihalal PWRI, Maryono: Purna Bakti, Penguat Langkah Pembangunan Kota
Upacara Hardiknas, Sachrudin Tegaskan Pendidikan Berkualitas Harus Dirasakan Semua Anak!
Zaki Iskandar Jadikan Hardiknas Momentum Bangun SDM Lewat Pendidikan Vokasi
Softlauncing Politeknik Ismet Iskandar Indonesia, Kampus Pencetak Pemimpin Masa Depan
Hadiri Peringatan HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas, Sachrudin: Teruslah Hadir di Tengah Masyarakat
DP3AP2KB Catat Capaian Program Keluarga Berencana di Kota Tangerang Terus Meningkat
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 11:16 WIB

Zaki Iskandar Resmikan Politeknik Ismet Iskandar di Hari Pendidikan Nasional

Senin, 4 Mei 2026 - 10:27 WIB

Halalbihalal PWRI, Maryono: Purna Bakti, Penguat Langkah Pembangunan Kota

Senin, 4 Mei 2026 - 10:23 WIB

Upacara Hardiknas, Sachrudin Tegaskan Pendidikan Berkualitas Harus Dirasakan Semua Anak!

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:27 WIB

Zaki Iskandar Jadikan Hardiknas Momentum Bangun SDM Lewat Pendidikan Vokasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:56 WIB

Softlauncing Politeknik Ismet Iskandar Indonesia, Kampus Pencetak Pemimpin Masa Depan

Berita Terbaru