TANGERANG | TR.CO.ID
Penjabat Walikota Tangerang, Dr. Nurdin, mengharapkan proses perencanaan anggaran di Kota Tangerang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga responsif terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Penguatan Perencanaan Daerah yang diselenggarakan oleh Bagian Diklat BKPSDM di Grha Bakti Karya, Modernland, Selasa (20/08).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Dr. Nurdin menekankan pentingnya pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam merumuskan rencana yang efektif dan realistis.
“Perencanaan yang efektif harus mampu mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi masyarakat menjadi target-target yang jelas dan terukur,” katanya di hadapan 40 peserta diklat yang merupakan fungsional perencana kota dari berbagai wilayah dan Perangkat Daerah.
Lebih lanjut, Dr. Nurdin menegaskan bahwa target-target tersebut harus diintegrasikan ke dalam rencana kerja pemerintah, dengan harapan akan berdampak positif pada pencapaian rencana jangka panjang yang telah ditetapkan dalam RPJPD dan RPJMD.
“Insya Allah, nantinya akan membawa dampak positif pada pencapaian rencana jangka panjang yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Pelatihan ini dirancang agar ASN dapat menyusun perencanaan yang mengangkat masalah nyata dari masyarakat dan menerjemahkannya menjadi target kinerja masing-masing urusan pemerintahan.
“Diharapkan ASN dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan lebih baik dalam mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan Pemkot,” pungkasnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa perencanaan anggaran tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga benar-benar menjawab kebutuhan dan tantangan yang dihadapi masyarakat Tangerang. (ris/dam)









