Dinas Kesehatan Gelar Wisuda ASI

Jumat, 23 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB.TANGERANG | TR.CO.ID

Dalam rangka memperingati Pekan ASI Sedunia, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengadakan acara Wisuda ASI di tingkat kabupaten.

Acara ini bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada para ibu yang telah berhasil memberikan ASI eksklusif selama enam bulan penuh kepada bayi mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Achmad Muchlis, menyampaikan bahwa acara ini melibatkan 200 ibu dan bayi yang mewakili sekitar 11.000 ibu di seluruh kabupaten yang telah berhasil memberikan ASI eksklusif. Hingga semester pertama tahun 2024, tercatat bahwa 63,4 persen ibu di Kabupaten Tangerang telah berhasil memberikan ASI eksklusif.

“ASI eksklusif ini adalah ibu yang telah lulus selama enam bulan berturut-turut tanpa tambahan makanan lain, betul-betul ASI eksklusif. Di tingkat puskesmas, ibu-ibu tersebut didampingi oleh nutrisionis dan edukator terkait pemberian ASI,” jelas Muchlis di Gedung Serbaguna Pemkab Tangerang, kemarin.

Baca Juga:  Diskominfo Gelar Pelatihan Big Data untuk Tingkatkan Kapasitas Statistik Sektoral

Acara Wisuda ASI ini juga diharapkan dapat menjadi dorongan bagi lebih banyak ibu untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayi mereka. Sejalan dengan ini, beberapa kantor di Kabupaten Tangerang telah menyediakan pojok ASI, serta terdapat pemantauan khusus di sektor swasta untuk memastikan bahwa ibu yang bekerja tetap dapat memberikan ASI melalui pemompaan.

Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif bagi kesehatan dan masa depan anak. “ASI ini adalah jaminan masa depan bagi anak, mereka menjadi lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih kuat. Ini cukup untuk menjadi bekal hidup anak,” tegasnya.

Soma juga menyoroti pentingnya edukasi bagi ibu muda agar mereka memahami pentingnya memberikan ASI eksklusif minimal selama enam bulan dan idealnya hingga dua tahun. Menurutnya, ASI eksklusif juga berperan penting dalam pencegahan stunting, sebuah masalah kesehatan yang tengah dihadapi serius oleh pemerintah daerah.

Baca Juga:  Persija Pinjamkan Sandi Arta Samosir ke Madura United

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, memberikan apresiasi terhadap inisiatif Dinkes Kabupaten Tangerang dalam menyelenggarakan Wisuda ASI. Ia berharap program ini dapat terus dikembangkan dan diimplementasikan di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

“Kita tahu bahwa salah satu intervensi penting dalam penanganan gizi adalah program peningkatan ASI eksklusif. Kita harap ini tidak dicampur susu formula selama enam bulan, karena makanan terbaik untuk bayi hanyalah ASI yang mengandung gizi lengkap,” ungkap Ati. (dam/ris)

Berita Terkait

Samsat Ciledug Gencarkan Penertiban Pajak Kendaraan, Ratusan Kendaraan Terjaring
Cari Pekerjaan Lebih Mudah, Berikut Info Loker Terbaru di Kota Tangerang Pekan Ini
Dua Aplikasi di Luncurkan , Disdik Kota Tangerang Perkuat Mutu Pendidikan
Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol
Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital
Prime Plaza Run 2026 Kembali Hadir!
Perempuan 19 Tahun Tewas dalam Kebakaran Bengkel
Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:26 WIB

Samsat Ciledug Gencarkan Penertiban Pajak Kendaraan, Ratusan Kendaraan Terjaring

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:02 WIB

Cari Pekerjaan Lebih Mudah, Berikut Info Loker Terbaru di Kota Tangerang Pekan Ini

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:36 WIB

Dua Aplikasi di Luncurkan , Disdik Kota Tangerang Perkuat Mutu Pendidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:30 WIB

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:32 WIB

Prime Plaza Run 2026 Kembali Hadir!

Berita Terbaru

Bola

Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:32 WIB

Daerah

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:30 WIB