JAKARTA | TR.CO.ID
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, atau yang akrab disapa Jojo, mengungkapkan bahwa kondisi lapangan memegang peranan penting dalam kemenangan yang diraihnya atas Rasmus Gemke pada babak 32 besar China Open 2024 yang digelar di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Tiongkok, Rabu (18/4/2024).
Jojo, yang berada di peringkat kedelapan dunia, berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 22-20 dan 21-18 setelah bertarung selama 55 menit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Satu hal yang paling terasa signifikan dari kemenangan hari ini dibandingkan pertemuan pekan lalu di Hong Kong Open adalah kondisi lapangan. Anginnya lebih kencang jadi strategi dan pola permainan harus berbeda,” ujar Jonatan Christie.
Pada babak 16 besar, Jojo akan bertemu pemenang antara Toma Popov Junior dari Prancis dan wakil Malaysia Leong Jun Hao. Jojo menjelaskan, meskipun lapangan pada gim kedua lebih menguntungkan bagi dirinya, Rasmus Gemke sempat mengontrol jalannya pertandingan dan membuatnya merasa sedikit panik. Namun, Jojo mengaku bisa kembali tenang dan mengembalikan permainan ke jalur yang tepat.
“Pada gim kedua sebenarnya posisi lapangan saya lebih menguntungkan, tetapi beberapa kali Gemke sempat mengontrol jalannya pertandingan. Itu membuat saya sedikit panik. Beruntung saya bisa lebih tenang dan kembali ke trek yang semestinya,” ungkap juara All England 2024 ini.
Jojo juga menambahkan, saat poin 18-16, Gemke melakukan pukulan double yang jelas terlihat oleh wasit, dan poin tersebut diberikan kepada Jojo tanpa adanya protes dari Gemke.
Saat ditanya mengenai kemungkinan bertemu Lei Lan Xi di perempat final, Jojo menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah pada pertandingan babak 16 besar. “Potensi bertemu Lei Lan Xi di perempat final? Saya belum berpikir ke sana, fokus besok saja dulu di babak 16 besar,” ujarnya.
Dengan kemenangan ini, Jonatan Christie menunjukkan kesiapan dan kemampuannya untuk melangkah lebih jauh dalam turnamen bergengsi ini. (bs)









