Bupati Serang Terima Penghargaan dari PMI Pusat

Rabu, 25 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | TR.CO.ID

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, menerima penghargaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum PMI, M. Jusuf Kalla. Penghargaan tersebut diberikan pada acara Pembukaan Latihan Gabungan dan Bakti Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) PMI Tingkat Nasional III di Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dukungan dan kontribusi pemerintah daerah dalam pengembangan ketangguhan masyarakat di bidang pengurangan risiko bencana, krisis kesehatan, dan perubahan iklim, serta dukungan kepada PMI setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ratu Tatu, yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Provinsi Banten, mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut. “Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Serang mendapatkan penghargaan dari PMI Pusat. Saya mewakili sebagai kepala daerah,” ujarnya melalui siaran pers, Selasa (24/9/2024).

Baca Juga:  Pemkot Tangerang Berhasil Optimalkan Efisiensi Birokrasi, Ciptakan Sistem Pengadaan Berbasis Elektronik

Tatu menambahkan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi PMI Pusat kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Serang yang telah mendukung penuh kegiatan PMI. “Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap kegiatan PMI Kabupaten Serang. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Ketua Umum PMI Pusat, Pak Jusuf Kalla,” kata Tatu.

Di Provinsi Banten, dua daerah yang mendapatkan penghargaan dari PMI Pusat adalah Kabupaten Serang dan Kota Cilegon, dari total 21 kabupaten dan kota yang menerima penghargaan serupa.

Sebagai informasi, Siaga Berbasis Masyarakat atau SIBAT adalah pendekatan yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam upaya kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana melalui pemahaman, perencanaan, dan tindakan kolektif.

Baca Juga:  Bawaslu DKI Petakan 20 Indikator TPS Rawan

Program SIBAT mencakup sepuluh elemen penting, antara lain: pelibatan masyarakat lokal, pemetaan risiko bencana, pelatihan kesiapsiagaan dan tanggap darurat, pembentukan kelompok siaga bencana, rencana tanggap darurat berbasis masyarakat, pengelolaan sumber daya lokal, peningkatan kesadaran dan edukasi, mitigasi berbasis masyarakat, kerjasama dengan pemangku kepentingan, dan pendekatan komunitas tangguh.

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat terbentuk komunitas yang tangguh dan mampu mengatasi bencana dengan cepat dan efektif, sehingga mengurangi jumlah korban dan mempercepat pemulihan setelah bencana terjadi. (hed/ris)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Gerak Cepat Perbaiki Jalan Dipati Unus Kecamatan Cibodas
Jumat Asri, Kecamatan Benda Gelar Kerja Bakti Bersama di Kampung Baru
Suntikan Motivasi Wakil Wali Kota, Jadi Energi MSP FC Pertahankan Gelar
Buka Pekan Raya Cibodas, Maryono Ajak Warga Majukan UMKM dan Cintai Produk Lokal
Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer
Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA
Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI
PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 11:41 WIB

Pemkot Tangerang Gerak Cepat Perbaiki Jalan Dipati Unus Kecamatan Cibodas

Minggu, 19 April 2026 - 11:38 WIB

Jumat Asri, Kecamatan Benda Gelar Kerja Bakti Bersama di Kampung Baru

Minggu, 19 April 2026 - 11:35 WIB

Suntikan Motivasi Wakil Wali Kota, Jadi Energi MSP FC Pertahankan Gelar

Minggu, 19 April 2026 - 11:32 WIB

Buka Pekan Raya Cibodas, Maryono Ajak Warga Majukan UMKM dan Cintai Produk Lokal

Jumat, 17 April 2026 - 23:02 WIB

Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer

Berita Terbaru