Krisis Kecil Barcelona, Taktik Hansi Flick Mulai Dibaca Lawan

Rabu, 4 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADRID | TR.CO.ID

Barcelona (Barca) kini tengah menghadapi tantangan di La Liga setelah serangkaian hasil buruk yang memengaruhi posisi mereka di klasemen. Media Spanyol ramai memberitakan bahwa taktik yang diterapkan oleh pelatih anyar, Hansi Flick, mulai bisa dipahami dan dibaca oleh lawan-lawan mereka, yang membuat Barca kini tak lagi menakutkan di kompetisi domestik.

Pada awal kepemimpinan Hansi Flick, Barcelona tampil mengesankan dengan meraih tujuh kemenangan berturut-turut di La Liga, termasuk kemenangan 4-0 atas Real Madrid di Santiago Bernabeu. Namun, sejak kekalahan 2-4 dari Osasuna pada akhir September 2024, performa mereka mulai menurun, dan dalam tiga pertandingan terakhir, Barca kalah dari Real Sociedad (0-1) dan Las Palmas (1-2), serta bermain imbang dengan Celta Vigo (2-2).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kini, Barcelona hanya unggul satu poin dari Real Madrid, dan posisi mereka di puncak klasemen semakin terancam. Jurnalis Luis Rojo dalam artikelnya di Marca menyatakan, “Segalanya berantakan dalam tiga pertandingan, dan tidak ada yang benar-benar tahu alasannya.”

Baca Juga:  Maarten Paes Comeback Bela Garuda

Media Diario Sport menyebutkan beberapa faktor penyebab penurunan performa Barcelona. Salah satunya adalah taktik jebakan offside yang mulai dimanfaatkan lawan secara lebih efektif. Beberapa klub seperti Real Sociedad, Celta, dan Las Palmas dinilai lebih berhasil memanfaatkan formasi tinggi Barcelona untuk menjerat pemain lawan dalam posisi offside. Sebagai contoh, dalam pertandingan melawan Real Madrid, Barcelona berhasil menjebak Kylian Mbappe delapan kali offside, tetapi efektivitas ini mulai menurun dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Selain itu, Barcelona juga disebut mengalami krisis fisik akibat minimnya rotasi pemain, yang membuat skuad terlihat kelelahan. Ketergantungan berlebihan pada bintang muda Lamine Yamal yang absen dalam beberapa laga penting juga menjadi faktor penurunan performa. Dalam empat laga La Liga di mana Barcelona kehilangan poin, Yamal tidak menjadi starter, dan absen karena cedera pada dua pertandingan penting lainnya.

Baca Juga:  Final Liga Eurofa, MU Vs Hotspor : Ngotot Juara

Menyikapi situasi ini, Hansi Flick mengakui kurangnya kekompakan tim sebagai penyebab penurunan performa. Namun, ia tetap optimis bahwa Barcelona dapat kembali ke jalur kemenangan. “Ketika tim bertahan, menyerang, dan terhubung dengan baik, kemenangan akan datang,” ungkap Flick. Ia juga menekankan pentingnya keselarasan antar pemain untuk meningkatkan performa tim secara keseluruhan.

Barcelona kini bersiap menghadapi dua laga tandang berturut-turut di La Liga, melawan Mallorca pada 3 Desember dan Real Betis pada 7 Desember 2024. Masyarakat dan penggemar sepak bola akan menantikan apakah Hansi Flick masih bisa mengandalkan taktiknya untuk membawa Barcelona kembali ke jalur kemenangan.
(bs)

Berita Terkait

Harry Kane Bertekad Bawa Inggris Jadi Juara
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions
Enzo Fernandez Chelsea Patok Harga Triliunan
Cristiano RonaldoTerancam Akan Apes Lagi
PSG 5-4 Bayern Munich, Drama Hujan Gol di Leg Pertama
Cristian Chivu Berambisi Raih Dua Gelar
Martin Odegaard Optimis Arsenal Juara Liga
Piala AFF U-17 2026 Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:32 WIB

Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:12 WIB

Enzo Fernandez Chelsea Patok Harga Triliunan

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:29 WIB

Cristiano RonaldoTerancam Akan Apes Lagi

Kamis, 30 April 2026 - 16:32 WIB

PSG 5-4 Bayern Munich, Drama Hujan Gol di Leg Pertama

Kamis, 23 April 2026 - 12:48 WIB

Cristian Chivu Berambisi Raih Dua Gelar

Berita Terbaru