Ratusan Hektare Padi di Lebak Terancam Puso

Rabu, 11 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Sekitar 252 hektare tanaman padi di Kabupaten Lebak, terancam puso atau gagal panen akibat terendam banjir di daerah itu.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Deni Iskandar menjelaskan kebanyakan tanaman padi yang terancam gagal panen itu, karena terendam air lebih dari tiga hari dan dipastikan batang tanaman padi mati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekitar 252 hektare padi terancam Puso akibat terendam banjir,” kata Deni kepada wartawan, Selasa (10/12/2024).

Tanaman padi itu berusia antara 7 sampai 40 hari setelah tanam (HST), sehingga dipastikan petani mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah dengan biaya produksi Rp10 juta per hektare

Tanaman padi yang terendam banjir tersebut, atas laporan koordinator wilayah (korwil) dan petugas penyuluh lapangan (PPL) di tingkat kecamatan.

Baca Juga:  Bupati Lebak Serahkan Penghargaan Pada Acara Riung Mungpulung Dalam Rangka Hari Jadi ke 197 Kabupaten Lebak‎‎

Pemerintah Kabupaten Lebak memastikan areal tanaman padi yang terdampak banjir hingga mengakibatkan puso kemungkinan mendapatkan bantuan dari anggaran belanja tidak terduga (BTT) juga diajukan ke Kementerian Pertanian.

“Kita akan menyalurkan bantuan benih padi jika areal tanaman padi yang gagal panen agar petani bisa kembali melakukan gerakan percepatan tanam,” ujar Deni.

Namun, katanya, jika petani itu masuk dalam program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) maka akan segera dicairkan dana asuransi tersebut.

“Kami minta petani bersabar atas musibah bencana alam itu dan diharapkan bisa kembali tanam sehingga mendukung program swasembada pangan,” tuturnya.

Ia mengatakan areal tanaman padi di Kabupaten Lebak terdampak banjir itu akibat cuaca ekstrem yang ditandai hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Baca Juga:  Jalan Ciledug Raya Banjir, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Cuaca ekstrem itu terjadi Senin (2/12) sampai Jumat (6/12) di wilayah Lebak selatan meliputi Kecamatan Banjarsari, Malingping, Wanasalam, Gunungkencana , Panggarangan, Bayah, Cijaku, dan Cigemblong.

Selain itu, wilayah Lebak utara dan tengah, meliputi Kecamatan Cibadak, Kalanganyar, Cileles, Rangkasbitung, Sajira, Maja, Curugbitung, dan Cipanas.

“Banjir yang menimpa tanaman padi karena curah hujan tinggi sejak sepekan terakhir itu,” katanya.

Udin (55) seorang petani Desa Parung Panjang Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak mengaku tanaman padi miliknya seluas satu hektare gagal panen karena terendam hingga empat hari.

Karena itu, pihaknya berharap pemerintah dapat membantunya agar bisa kembali melakukan percepatan tanam.

“Kami merasa bingung tanaman padi usia 35 hari mati akibat terendam banjir itu dan mengalami kerugian Rp10 juta,” katanya. (Jat/eem/ris)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing
Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK
PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah
Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri
Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG
Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring
Gubernur Banten Deklarasikan SPMB Bersih dan Adil
Dua Debt Collector Dibekuk, Aniaya Personel Brimob
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:04 WIB

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:24 WIB

PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:19 WIB

Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:55 WIB

Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG

Berita Terbaru