Warga Cikulur dan Cileles Gelar Istigasah Tolak Pembangunan TPST Regional

Jumat, 27 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Masyarakat dari dua kecamatan di Kabupaten Lebak, Cikulur dan Cileles, menggelar istigasah sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) regional yang akan dibangun oleh Pemprov Banten.

Acara ini berlangsung pada Kamis, (26/12/2024), di sepanjang jalan menuju lokasi yang direncanakan untuk pembangunan TPST, tepatnya di Kampung Karoya, Desa Daroyong, Kecamatan Cileles.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak awal, penolakan terhadap rencana tersebut telah disuarakan masyarakat melalui aksi unjuk rasa. Salah satu tokoh pemuda Cikulur, Muhamad Apud, mengungkapkan bahwa istigasah ini merupakan bentuk doa bersama masyarakat, kiai, dan tokoh masyarakat agar harapan mereka agar pembangunan TPST ini dibatalkan dapat terkabul.

“Kami semuanya satu tujuan, ingin mendapatkan keadilan di tengah-tengah rencana pembangunan TPST regional,” ujar Apud.

Pemuda Cileles, Ocad, juga menegaskan bahwa penolakan terhadap pembangunan TPST ini sudah menjadi keputusan bersama masyarakat. “Mudah-mudahan melalui doa bersama ini, harapan masyarakat dapat terkabul dan TPST ini dibatalkan,” ujarnya.

Ocad juga menambahkan bahwa masyarakat dari kedua kecamatan bersama para tokoh siap untuk mengawal proses ini hingga tuntutan mereka diterima.

“Masyarakat Cikulur dan Cileles bersama para tokoh siap mengawal sampai tuntutan dikabulkan,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Lebak, Juwita Wulandari, menyatakan bahwa DPRD bersama dinas terkait akan mengkaji secara komprehensif mengenai rencana pembangunan TPST tersebut. Politisi PDI Perjuangan ini mengingatkan Pemprov Banten untuk mengedepankan transparansi dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.

“Iya kajian secara komprehensif tentu perlu kami lakukan bersama dinas dan pihak yang membidangi,” ujar Juwita.

Ia juga mengingatkan agar Pemprov Banten mendengarkan dan mempertimbangkan saran serta masukan dari masyarakat, serta membuka ruang konsultasi publik. “Yang terpenting adalah sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana tersebut. Ini sangat penting dan harus segera dilakukan,” tegasnya. (eem/ka6/ris)

Baca Juga:  Diskominfo SP Banten Optimalisasi Peran Penyiaran Televisi, Sebagai Sebuah Kolaborasi Dalam Pembangunan

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing
Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK
PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah
Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri
Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG
Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring
Gubernur Banten Deklarasikan SPMB Bersih dan Adil
Dua Debt Collector Dibekuk, Aniaya Personel Brimob
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:04 WIB

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:24 WIB

PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:19 WIB

Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:55 WIB

Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG

Berita Terbaru