Sekolah Dibantu, Orang Tua Jangan Diganggu

Kamis, 26 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) menegaskan komitmennya dalam menjalankan program pendidikan gratis. Plt Kepala Dindikbud Banten, Lukman, menyatakan bahwa program ini telah dirancang dengan perhitungan anggaran yang mengacu langsung pada kebutuhan riil sekolah

“Sebelum program sekolah gratis ini dijalankan, kami minta setiap sekolah menghitung kebutuhan operasional mereka. Anggaran yang diberikan pemerintah dihitung per siswa per bulan, dan ditujukan untuk memenuhi standar minimal pelayanan pendidikan,” ujar Lukman, Rabu (25/6).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Lukman menegaskan bahwa partisipasi dalam program ini bersifat sukarela. Sekolah yang merasa anggaran dari pemerintah tidak mencukupi dibandingkan biaya SPP yang biasa diterima dari orang tua, diberi opsi untuk tidak ikut.

Baca Juga:  Empat Siswa Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Perundungan di Binus

“Tapi, bila sekolah sudah memutuskan ikut program sekolah gratis, maka tidak boleh lagi ada pungutan dalam bentuk apa pun kepada orang tua siswa. Semua kebutuhan sudah kami hitung dan ditanggung melalui anggaran daerah,” tegasnya.

Lukman menyebut anggaran tersebut mencakup belanja rutin, fasilitas belajar, sarana prasarana hingga honor guru dan tenaga kependidikan.

Sementara itu, anggota DPRD Banten dari Komisi V, Yeremia Mendrofa, menekankan bahwa pengawasan terhadap mutu pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program ini.

Baca Juga:  Ramadan Harus Aman dan Tertib

“Program sekolah gratis jangan sampai mengorbankan kualitas. Gratis bukan berarti murahan. Mutu pendidikan justru harus terus dijaga dan ditingkatkan,” kata Yeremia.

Ia menambahkan bahwa Komisi V DPRD terus mengawasi pelaksanaan di lapangan, termasuk memastikan standar mutu pendidikan tetap dijalankan.

“Kami juga dorong peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan. SDM di sektor pendidikan harus terus diperkuat agar pembelajaran berjalan maksimal,” lanjutnya.

Selain itu, Yeremia mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi disekolah secara bijak dalam proses belajar mengajar.

“Jangan sampai teknologi justru membuat anak-anak kita pasif. Gunakan teknologi sebagai alat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka,” tutup Yeremia. (cenks)

Berita Terkait

Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri
Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG
Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring
Gubernur Banten Deklarasikan SPMB Bersih dan Adil
Dua Debt Collector Dibekuk, Aniaya Personel Brimob
Trotoar dan Jalur Hijau Dibersihkan dari PKL
25 Inovator Adu Karya di TTG Tangsel 2026
SPMB SDN di Kota Tangerang Dibuka hingga 17 Juni 2026
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:19 WIB

Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:55 WIB

Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:53 WIB

Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:50 WIB

Gubernur Banten Deklarasikan SPMB Bersih dan Adil

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:46 WIB

Trotoar dan Jalur Hijau Dibersihkan dari PKL

Berita Terbaru

Bola

Harry Kane Bertekad Bawa Inggris Jadi Juara

Kamis, 4 Jun 2026 - 13:57 WIB

Daerah

Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG

Kamis, 4 Jun 2026 - 13:55 WIB

Daerah

Gubernur Banten Deklarasikan SPMB Bersih dan Adil

Kamis, 4 Jun 2026 - 13:50 WIB