Tegas! Wawan Ketua Umum Asosiasi BERSATHU, Jangan Adalagi Travel Ilegal

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Kebersamaan Pengusaha Travel Haji dan Umroh (BERSATHU) Wawan Suhada menyebut bahwa banyak travel haji dan umroh di Banten yang tidak berizin. Kondisi dikhawatirkan akan menimbulkan banyaknya aksi penipuan yang sangat merugikan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Wawan dalam Diskusi Publik yang digelar BERSATHU di Hotel Novotel, Kota Tangerang, Senin (29/9). Diskusi tersebut bertajuk ‘Kebijakan Baru, Arah Baru: Apa Peran Kementerian Baru’ akan membahas tuntas terkait penyelenggaraan haji dan umroh 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wawan Suhada menyebutkan, ada sekitar 150 travel haji dan umroh yang telah berizin di Provinsi Banten. Namun kenyataannya masih banyak travel yang tidak berizin dan rawan penipuan.

“Yang tidak berizin pasti lebih banyak lagi, karena yang tidak berizin saja kadang tidak amanah apalagi yang tidak berizin,” ujarnya.

Baca Juga:  BGTK Banten Gelar Pelatihan Mendalam di SMAN 1 Cikande

Maka dari itu, ia mengajak kepada masyarakat Banten untuk melakukan haji dan umroh lewat travel yang berizin, termasuk pada asosiasi BERSATHU yang dijamin berizin dan amanah dalam melaksanakan tugasnya sebagai agen perjalanan.

“BERSATHU hadir bukan untuk mendominasi, bukan pula menciptakan kartel baru. Kami hadir sebagai mitra dan anggota yang berkontribusi bagi bangsa,” terangnya.

Menurutnya, banyak permasalahan terkait haji dan umroh di Indonesia. Mulai dari adanya penipuan dan lain sebagainya. Maka dari itu, pihaknya mendorong agar Kementerian Haji dan Umroh dapat mengatasi permasalah tersebut.

“BERSATHU siap bersama-sama dalam rangka merangkul penyelenggaraan ibadah haji dan umroh,” terangnya.

Kepala Biro Pemerintah dan Kesra Pemprov Banten, Gunawan Rusminto mengatakan, Provinsi Banten mendapat kuota haji sebanyak 9.418 orang setiap tahunnya, dengan masa tunggu 26-27 tahun.

Baca Juga:  Maryono Minta OPD Gercep Tindaklanjuti Rekomendasi EPPD Secara Menyeluruh

Meski begitu, pihaknya terus mengusulkan penambahan kuota haji untuk Banten.

“Hal ini mudah-mudahan bisa memudahkan harapan-harapan calon jemaah haji yang ada di Provinsi Banten biar lebih cepat lagi bisa berangkat haji,” ungkapnya.

Wakil Menteri Haji dan Umroh, Dahnil Anzar Simanjuntak mengucapkan terima kasih kepada asosiasi BERSATHU yang telah menggelar acara diskusi publik terkait haji dan umroh.

Ia mengaku, saat ini pihaknya tengah memperbaiki kesalahan sebelumnya terkait pengelolaan haji, salah satunya terkait lama tunggu haji yang setiap daerah berbeda.

“Di Banten lama tingginya 26-27 tahun, kemudian ada yang 40, dan lainnya hal ini tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, maka saya akan memperbaiki hal ini agar bisa seragam sesuai dengan ketentuan,” katanya. (Hed)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Gerak Cepat Perbaiki Jalan Dipati Unus Kecamatan Cibodas
Jumat Asri, Kecamatan Benda Gelar Kerja Bakti Bersama di Kampung Baru
Suntikan Motivasi Wakil Wali Kota, Jadi Energi MSP FC Pertahankan Gelar
Buka Pekan Raya Cibodas, Maryono Ajak Warga Majukan UMKM dan Cintai Produk Lokal
Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer
Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA
Pemkot Tangerang Lanjutkan Perbaikan Jalan Raya Sangego-Bayur Kecamatan Periuk
Cegah Praktik Prostitusi, Satpol PP Kota Tangerang Razia Warung Karaoke di Kecamatan Periuk
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 11:41 WIB

Pemkot Tangerang Gerak Cepat Perbaiki Jalan Dipati Unus Kecamatan Cibodas

Minggu, 19 April 2026 - 11:38 WIB

Jumat Asri, Kecamatan Benda Gelar Kerja Bakti Bersama di Kampung Baru

Minggu, 19 April 2026 - 11:35 WIB

Suntikan Motivasi Wakil Wali Kota, Jadi Energi MSP FC Pertahankan Gelar

Minggu, 19 April 2026 - 11:32 WIB

Buka Pekan Raya Cibodas, Maryono Ajak Warga Majukan UMKM dan Cintai Produk Lokal

Jumat, 17 April 2026 - 23:02 WIB

Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer

Berita Terbaru