Sekolah Gratis dan RS Swasta Dikeluhkan, Taufik Arahman Angkat Bicara

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Banten, Taufik Arahman, menggelar Reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026 di daerah pemilihannya, Tangerang B, sejak 22 hingga 31 Oktober 2025.

Dalam kegiatan tersebut, Taufik menerima berbagai aspirasi masyarakat, terutama terkait program sekolah gratis dan pelayanan kesehatan di rumah sakit swasta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama delapan hari reses, banyak masukan yang saya terima, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga ekonomi masyarakat,” ujar Taufik Arahman, kepada Harian Tangerang Raya, Minggu (2/11/2025).

Menurutnya, keluhan paling menonjol datang dari sektor pendidikan dan kesehatan. Di bidang pendidikan, masih ada sekolah yang belum bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, sehingga banyak masyarakat yang belum dapat menikmati Program Sekolah Gratis (PSG).

Baca Juga:  DKP Kota Tangerang Bagikan Bibit Tanaman

“Masih ada sekolah yang belum bermitra dengan Pemprov Banten. Bahkan, sekolah yang sudah bekerja sama pun sering membatasi kuota muridnya. Padahal, Pemprov sudah membuka peluang bagi semua SMA dan SMK swasta untuk ikut program PSG. Kalau mereka tidak mau ikut, itu hak masing-masing sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, di bidang kesehatan, masyarakat mengeluhkan pelayanan rumah sakit swasta terhadap peserta BPJS, khususnya yang ditanggung pemerintah (PBI). Banyak pasien merasa tidak dilayani dengan baik, bahkan sering ditolak dengan alasan ruangan penuh.

“Yang bikin saya kecewa, masyarakat tidak mampu kalau pakai BPJS sering dibilang kamar penuh, tapi kalau pasien mandiri cepat dilayani. Ini tidak adil,” tegas Taufik.

Baca Juga:  Pj Bupati Hadiri HUT ke 78 TNI di Markas Kodim

Ia meminta Dinas Kesehatan Provinsi Banten memberikan teguran kepada rumah sakit yang pilih kasih dalam memberikan pelayanan kepada pasien BPJS.

“Rumah sakit harus ditegur. Jangan sampai muncul kesan bahwa untuk sehat harus punya uang. Kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab pemerintah,” tandasnya.

Meski begitu, Taufik tetap mengapresiasi langkah Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Andra Soni yang fokus pada pelayanan dasar, terutama pendidikan dan kesehatan.

“Program Pemprov Banten di masa Pak Andra Soni luar biasa, terutama yang berkaitan dengan pelayanan dasar,” pungkasnya. (dam/hmi)

Berita Terkait

Pemanfaatan Layanan Online Sobat Dukcapilhttps://sobatdukcapil.tangerangkota.go.id/ Permudah Pelayanan Administrasi Kependudukan.
Lepas 393 Jemaah Calhaj, Maryono Pesankan Ini!
Lantik Guru dan Kepsek, Maryono Dorong Penguatan Pendidikan Karakter dan BSAN
Waspada Virus Hanta, Pemkot Tangerang Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan
Bantu Warga Miliki Legalitas Rumah, Pemkot Tangerang Luncurkan Program SAHABAT MBR
Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Dukung Normalisasi Situ Bulakan Periuk
Sentuh 1.200 Titik, Pemkot Tangerang Tegaskan Perbaikan Jalan Jadi Agenda Prioritas
Sentuh 1.200 Titik, Pemkot Tangerang Tegaskan Perbaikan Jalan Jadi Prioritas
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:49 WIB

Pemanfaatan Layanan Online Sobat Dukcapilhttps://sobatdukcapil.tangerangkota.go.id/ Permudah Pelayanan Administrasi Kependudukan.

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:03 WIB

Lepas 393 Jemaah Calhaj, Maryono Pesankan Ini!

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:01 WIB

Lantik Guru dan Kepsek, Maryono Dorong Penguatan Pendidikan Karakter dan BSAN

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:59 WIB

Waspada Virus Hanta, Pemkot Tangerang Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

Bantu Warga Miliki Legalitas Rumah, Pemkot Tangerang Luncurkan Program SAHABAT MBR

Berita Terbaru

Daerah

Lepas 393 Jemaah Calhaj, Maryono Pesankan Ini!

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:03 WIB