JAKARTA | TR.CO.ID
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan pengecekan logistik pengiriman bantuan Kapal Kemanusiaan untuk Sumatera Gelombang II yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat. Kegiatan tersebut berlangsung di Pelabuhan Domestik Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (2/1/2026).
Bupati Maesyal Rasyid hadir didampingi Ketua PMI Kabupaten Tangerang yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang. Kehadiran tersebut merupakan undangan langsung dari PMI Pusat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam membantu korban bencana banjir bandang di Sumatera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, kami berkesempatan hadir langsung di Pelabuhan Tanjung Priok untuk menyaksikan proses pengecekan dan pengiriman bantuan kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Sumatera,” ujar Maesyal Rasyid.
Ia menjelaskan, Pemkab Tangerang sebelumnya telah menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui PMI Pusat sebesar Rp1,5 miliar. Selain itu, Pemkab Tangerang juga menyalurkan bantuan langsung kepada tiga daerah terdampak bencana di Sumatera dengan total bantuan sebesar Rp1,2 miliar.
“Undangan ini menjadi bentuk transparansi sekaligus penghargaan atas partisipasi Kabupaten Tangerang. Kami juga akan terus memantau perkembangan di lokasi bencana serta menyiapkan bantuan lanjutan yang akan dihimpun melalui PMI Kabupaten Tangerang,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan logistik bertujuan memastikan seluruh bantuan yang dihimpun dari para donatur dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan akuntabel.
“Kami mengundang para donatur untuk menunjukkan secara langsung bahwa bantuan berupa barang maupun dana benar-benar disalurkan dan dikirimkan melalui Kapal Kemanusiaan untuk Sumatera,” ujar Jusuf Kalla.
Ia menegaskan, pengiriman bantuan gelombang kedua ini merupakan bagian dari komitmen PMI Pusat dalam mendukung percepatan penanganan darurat dan pemulihan pascabencana banjir di Sumatera.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin yang turut hadir mengimbau para donatur agar menyalurkan bantuan kesehatan melalui Kementerian Kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan medis.
“Kami sangat membutuhkan bantuan alat kesehatan seperti kasur untuk rumah sakit dan puskesmas, serta laptop dan komputer untuk menunjang pelayanan kesehatan,” ujar Budi Gunadi Sadikin.
Ia juga menekankan bahwa selain sarana dan prasarana kesehatan, kebutuhan akan relawan, khususnya tenaga medis yang tangguh, masih sangat diperlukan di wilayah terdampak.
“Kami membutuhkan relawan kesehatan yang siap diterjunkan ke lokasi bencana karena masyarakat di sana masih sangat membutuhkan pelayanan kesehatan,” tandasnya. (dam)









