Penyaluran BSU 2026 Lancar, Ribuan Warga Kurang Mampu di Tangerang Terima Bantuan APBD

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemkot Tangerang mulai menyalurkan Bantuan Sosial Uang (BSU) tahap pertama yang bersumber dari APBD Kota Tangerang Tahun Anggaran 2026. Penyaluran bantuan ini dilakukan secara serentak di 13 kecamatan se-Kota Tangerang pada Kamis, 25 Februari 2026.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi didampingi Camat Tangerang, Yudi Pradana serta jajaran lurah se-Kecamatan Tangerang meninjau langsung proses penyaluran di Kantor Kecamatan Tangerang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acep mengatakan, penerima manfaat BSU se-Kota Tangerang, tahap pertama pada tahun ini mencapai ribuan jiwa.

“Hari ini Pemerintah Kota Tangerang menyalurkan bantuan sosial uang tunai secara serentak di 13 kecamatan,” kata Acep disela-sela meninjau penyaluran, Kamis, 26 Februari 2026.

“Secara keseluruhan se-Kota Tangerang sebanyak 2.924 jiwa,” sambungnya.

Baca Juga:  Pasar Anyar Tangerang Kian Lengkap Jelang Ramadan

Acep menuturkan, pihaknya juga telah melakukan monitoring di wilayah lain. Yakni, penyaluran di Kantor Kecamatan Pinang dan Cipondoh.

“Tadi kita bersama Pak Wakil Wali Kota juga monitoring di Kecamatan Pinang dan Kecamatan Cipondoh,” ujarnya.

Acep menyampaikan, bantuan berupa uang tunai yang diberikan sebesar Rp600.000 per jiwa tersebut diharapkan dapat menjadi stimulan ekonomi bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi dampak inflasi.

Mengingat saat ini memasuki momen bulan suci Ramadan, Acep menghimbau warga agar bijak dalam menggunakan dana tersebut.

“Bantuan ini menjadi salah satu indikator penekanan inflasi. Sesuai arahan pak Wali, kami menghimbau masyarakat untuk mendahulukan kewajiban, seperti pembayaran zakat, baru sisanya digunakan untuk belanja kebutuhan pokok,” tegas Acep.

Baca Juga:  Kapolres Pastikan BBM dan Pos Kesehatan Siap Layani Pemudik

Acep menyebut, penerima manfaat BSU ini terdiri dari enam kategori, di antaranya anak terlantar dan anak yatim yang masuk dalam data kerentanan ekonomi (DTSEN 1 sampai 5).

Dinas Sosial menargetkan proses pendistribusian BSU tersebut dapat rampung dalam satu hari.

“Saya berharap hari ini serentak di 13 kecamatan bisa selesai untuk seluruh wilayah Kota Tangerang,” tambahnya.

Acep menambahkan, bahwa bantuan ini bersifat bergulir dengan penerima yang berbeda di setiap tahapnya agar bantuan lebih merata.

“Untuk BSU APBD ini, satu penerima mendapatkan satu kali dalam setahun. Insya Allah, setelah Lebaran nanti akan ada lagi bantuan lain seperti eks-jaminan tenaga kerja dan JKM,” pungkasnya.

Berita Terkait

Buka Liga PSSI Tangerang, Sachrudin Tekankan Pentingnya Disiplin dan Sportivitas
Alat Berat Dikerahkan Angkut Tumpukan Sampah, Pemkot Tangerang Gerak Cepat Normalisasi Kali Sabi Cibodas
Dinkes Banten Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Eliminasi TBC
Bingung Libur Panjang Mau ke Mana? Ini Destinasi Tempat Liburan di Kota Tangerang
DPAD Kota Tangerang Sambut Anak-Anak Disabilitas Lewat Program Durian dan Storytelling
Sosialisasi PP TUNAS dan Sahabat Komdigi di SMPN 25 Tangerang Dorong Anak Aman di Dunia Digital
KIM Kota Tangerang Dibekali Pelatihan AI dan Optimalisasi Website, Siapkan Corong Informasi Produktif dan Efektif
Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:16 WIB

Buka Liga PSSI Tangerang, Sachrudin Tekankan Pentingnya Disiplin dan Sportivitas

Senin, 25 Mei 2026 - 14:15 WIB

Alat Berat Dikerahkan Angkut Tumpukan Sampah, Pemkot Tangerang Gerak Cepat Normalisasi Kali Sabi Cibodas

Senin, 25 Mei 2026 - 14:03 WIB

Dinkes Banten Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Eliminasi TBC

Senin, 25 Mei 2026 - 13:53 WIB

Bingung Libur Panjang Mau ke Mana? Ini Destinasi Tempat Liburan di Kota Tangerang

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:43 WIB

DPAD Kota Tangerang Sambut Anak-Anak Disabilitas Lewat Program Durian dan Storytelling

Berita Terbaru