Data Stunting Lebak 2025 Dipertanyakan

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Alami Kenaikan 530 Kasus

Data kenaikan kasus stunting di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten pada tahun 2025 yang disebut bertambah sebanyak 530 anak kini masih dalam tahap verifikasi oleh pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Lebak, Widy Ferdian, menyatakan bahwa data tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya karena masih dilakukan pengecekan ulang.

“Hasil input operator di tingkat posyandu dan desa sedang kami krocek. Sekda juga sudah meminta Dinas Kesehatan untuk mengklarifikasi data tersebut,” ujar Widy di Setda Lebak, Senin (30/3/2026).

Baca Juga:  Pj Bupati Andi Ony Tanam Pohon Bersama Presiden

Berdasarkan data sementara, jumlah kasus stunting di Lebak pada 2024 tercatat sebanyak 4.154 anak. Sementara pada 2025, angka tersebut dilaporkan meningkat menjadi 4.684 anak.

Namun, menurut Widy, kenaikan tersebut tidak merata dan hanya terjadi di beberapa wilayah kerja puskesmas, seperti Pajagan, Cikulur, dan Bayah.

“Ada kenaikan cukup signifikan di beberapa puskesmas. Tapi kami menemukan indikasi anomali karena lonjakannya bisa mencapai 10 hingga 32 persen,” jelasnya.

Baca Juga:  Harga Cabai Naik, Beras Stabil di Pasar Rangkasbitung

Ia menegaskan bahwa lonjakan tersebut dinilai tidak wajar, sehingga perlu dilakukan verifikasi lebih lanjut untuk memastikan akurasi data. Kemungkinan kesalahan bisa terjadi akibat perbedaan pemahaman operator atau kendala teknis seperti alat ukur yang tidak standar.

“Tidak mungkin ada penambahan ratusan kasus dalam waktu singkat. Bisa jadi ada kesalahan input atau alat yang bermasalah. Karena itu, verifikasi sangat penting,” tegas Widy.(Hab)

Berita Terkait

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak
Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja
Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup
DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi
Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Pemkot Tangerang Alokasikan Rp1,038 Miliar untuk Bansos Mahasiswa, DPRD Dorong Kuota Penerima Ditambah
Disperkimtan Kota Tangerang Raih PAPTI Award 2026, Dinobatkan sebagai Penerbit SLF Terbaik
Sekda Herman: Akuntabilitas Harus Jadi Budaya Kerja Seluruh Perangkat Daerah
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:09 WIB

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:07 WIB

Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:07 WIB

DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal

Berita Terbaru