TANGERANG | TR.CO.ID
Kota Tangerang semakin mengukuhkan posisinya sebagai tulang punggung perekonomian di Provinsi Banten. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), kota berjuluk Kota Benteng ini resmi menjadi daerah dengan kontribusi pertumbuhan ekonomi terbesar dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Banten.
Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, memaparkan bahwa Kota Tangerang menyumbang nilai Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku (PDRB ADHB) sebesar 25,64 persen.
Angka ini melampaui kontribusi wilayah besar lainnya di Banten, dengan rincian sebagai berikut:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Kota Tangerang: 25,64% (Rp242,16 Triliun)
- Kabupaten Tangerang: 21,16%
- Kota Cilegon: 15,37%
- Kota Tangerang Selatan: 12,69%
“Kota Tangerang masih membuktikan diri sebagai mesin penggerak ekonomi di Provinsi Banten. Nilai tambah PDRB kita mencapai Rp242,16 triliun,” ungkap Ruta, Senin (6/4/2026).
Laju pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang juga mencatatkan tren positif, naik dari 5,04% pada 2024 menjadi 5,24% pada akhir 2025. Keberhasilan ini didorong oleh tiga sektor unggulan:
- Transportasi dan Pergudangan: 30,68%
- Industri Pengolahan: 27,38%
- Perdagangan: 10,88%
Melihat tren yang terus menanjak, Pemkot Tangerang memasang target yang lebih tinggi untuk tahun berjalan. Pemerintah berharap pertumbuhan ini tidak hanya sekadar angka statistik, tetapi berdampak langsung pada dompet masyarakat.
“Semoga pertumbuhan ekonomi bisa terus meningkat hingga menyentuh 5,5 persen di tahun 2026. Kami berharap kondisi positif ini dapat menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata di Kota Tangerang,” tambah Ruta.
Dengan performa sektor industri dan logistik yang kuat, Kota Tangerang diprediksi akan tetap menjadi magnet investasi utama di gerbang barat Jakarta.(Will/dam)









