Anak Terkena Campak? Ini Panduan Perawatan di Rumah dari Dinkes Tangerang

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Campak yang dapat menyebar dengan cepat, terutama melalui percikan air liur saat penderita batuk atau bersin.

Sebagai langkah edukasi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni, membagikan panduan perawatan bagi pasien campak yang menjalani pemulihan di rumah. Upaya ini dinilai penting untuk mempercepat penyembuhan sekaligus menekan risiko penularan di lingkungan sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, campak umumnya ditandai dengan gejala seperti demam, batuk, pilek, mata merah, serta munculnya ruam pada kulit. Meski sebagian besar kasus dapat ditangani secara mandiri di rumah, penanganan yang tepat tetap diperlukan guna mencegah komplikasi.

Baca Juga:  Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Tingkat Provinsi,Siswa SDN Pasar Baru 1 Kota Tangerang Raih Prestasi Gemilang

“Perawatan yang baik akan sangat membantu proses pemulihan pasien, sekaligus mengurangi risiko penularan kepada anggota keluarga lainnya,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera membawa pasien ke fasilitas kesehatan apabila muncul gejala berat, seperti sesak napas, kejang, demam tinggi yang tidak kunjung turun, atau kondisi yang semakin memburuk.

Selain pengobatan, pencegahan melalui imunisasi menjadi langkah paling efektif untuk melindungi diri dari penyakit ini. Dinas Kesehatan pun terus mendorong masyarakat untuk memastikan imunisasi anak terpenuhi sesuai jadwal.

Baca Juga:  PWI Cash Back Tamat, Mari Bergabung dengan PWI KLB

Adapun beberapa langkah perawatan campak di rumah yang dianjurkan antara lain:

  • Memperbanyak konsumsi cairan seperti air putih, sup, atau jus buah untuk mencegah dehidrasi
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang guna meningkatkan daya tahan tubuh
  • Memberikan vitamin A sesuai anjuran tenaga kesehatan untuk mengurangi risiko komplikasi
  • Istirahat yang cukup agar tubuh dapat melawan infeksi secara optimal
  • Melakukan isolasi mandiri dengan menghindari kontak langsung dengan orang lain

Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami cara penanganan campak secara tepat, sekaligus berperan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit di lingkungan sekitar. (will/dam)

Berita Terkait

Berkurban untuk Sesama, LAN Kota Tangerang Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat
Waspada Hipertensi Setelah Makan Daging Kurban, Dinkes Kota Tangerang Imbau Masyarakat CKG di Puskesmas
Bapenda Kota Tangerang Perkuat Transaksi Digital melalui Sosialisasi ETPD
Sindikat Narkotika Sintetis Lintas Wilayah Dibekuk
Pemprov Banten Soroti Parkir Liar di Tol
Hadiri Salat Iduladha di Al-Amjad, Bupati Maesyal Serahkan Bantuan Kurban Presiden Prabowo
KAHMI dan HMI Tebar Semangat Kurban
Pilar Turun Langsung Sembelih Hewan Kurban, Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:11 WIB

Berkurban untuk Sesama, LAN Kota Tangerang Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:02 WIB

Waspada Hipertensi Setelah Makan Daging Kurban, Dinkes Kota Tangerang Imbau Masyarakat CKG di Puskesmas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:53 WIB

Bapenda Kota Tangerang Perkuat Transaksi Digital melalui Sosialisasi ETPD

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:09 WIB

Sindikat Narkotika Sintetis Lintas Wilayah Dibekuk

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:05 WIB

Hadiri Salat Iduladha di Al-Amjad, Bupati Maesyal Serahkan Bantuan Kurban Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Bola

Enzo Fernandez Chelsea Patok Harga Triliunan

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:12 WIB

Daerah

Sindikat Narkotika Sintetis Lintas Wilayah Dibekuk

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:09 WIB