Waspada “Telepon Hening”, Kominfo Kota Tangerang Ingatkan Ancaman Penipuan Berbasis AI

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan terbaru yang dikenal sebagai “telepon hening”.

Modus ini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence untuk mencuri dan mengkloning suara korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menjelaskan bahwa pelaku biasanya melakukan panggilan dari nomor tidak dikenal tanpa mengeluarkan suara, dengan tujuan memancing korban berbicara.

“Keheningan saat menerima telepon dari nomor asing bukan sekadar gangguan. Itu bisa menjadi taktik pelaku untuk merekam sampel suara. Dengan teknologi AI, rekaman singkat tersebut dapat diolah menjadi suara tiruan yang sangat mirip,” ujarnya.

Baca Juga:  4.192 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Kota Tangerang Tahap II

Ia menambahkan, suara hasil kloning tersebut berpotensi digunakan untuk menipu orang-orang terdekat korban, misalnya dengan meminta bantuan dana darurat.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat yang merasa telah terlanjur berbicara saat menerima panggilan mencurigakan diimbau segera memberi tahu keluarga atau kontak terdekat agar tidak mudah tertipu.

Untuk meningkatkan keamanan, Diskominfo juga membagikan panduan “Silent First” yang dapat diterapkan saat menerima telepon dari nomor asing:

  • Jangan memulai pembicaraan
    Biarkan penelepon berbicara terlebih dahulu.
  • Hindari kata kunci umum
    Kata seperti “halo”, “iya”, atau “siapa ini” dapat dimanfaatkan sebagai sampel suara.
  • Gunakan aturan 5 detik
    Jika dalam beberapa detik tidak ada respons, segera tutup dan blokir nomor tersebut.
  • Manfaatkan aplikasi identifikasi nomor
    Gunakan aplikasi untuk mengetahui apakah nomor tersebut terindikasi spam atau penipuan.
  • Buat kata sandi keluarga
    Gunakan kode khusus untuk memverifikasi identitas jika ada panggilan mencurigakan yang mengatasnamakan kerabat.
Baca Juga:  Kecelakaan di Tol Jagorawi, Dua Orang Meninggal Dunia

Pemkot Tangerang menegaskan, peningkatan literasi digital menjadi kunci dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin berkembang. Dengan kewaspadaan dan langkah pencegahan yang tepat, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari berbagai modus penipuan berbasis teknologi.(Will/dam)

Berita Terkait

Pemkot Gelar Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas
Jalur Akses Industri Diperbaiki, DPUPR Lakukan Penambalan Jalan Pajajaran Jatiuwung
Lawan Rokok, Dinas Kesehatan Maksimalkan Peran Puskesmas
Embarkasi Cipondoh Resmi Digunakan
Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG
Penanaman 1.000 Pohon Dorong RTH Tangerang
Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026
Kasus PT ABM Jadi Sorotan, Mahasiswa Angkat Suara
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:58 WIB

Pemkot Gelar Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas

Kamis, 23 April 2026 - 12:56 WIB

Jalur Akses Industri Diperbaiki, DPUPR Lakukan Penambalan Jalan Pajajaran Jatiuwung

Kamis, 23 April 2026 - 12:54 WIB

Lawan Rokok, Dinas Kesehatan Maksimalkan Peran Puskesmas

Kamis, 23 April 2026 - 12:53 WIB

Embarkasi Cipondoh Resmi Digunakan

Kamis, 23 April 2026 - 12:50 WIB

Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG

Berita Terbaru

Daerah

Lawan Rokok, Dinas Kesehatan Maksimalkan Peran Puskesmas

Kamis, 23 Apr 2026 - 12:54 WIB

Daerah

Embarkasi Cipondoh Resmi Digunakan

Kamis, 23 Apr 2026 - 12:53 WIB

BUDAYA

Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG

Kamis, 23 Apr 2026 - 12:50 WIB