Pemkot Tangerang Alokasikan Rp1,038 Miliar untuk Bansos Mahasiswa, DPRD Dorong Kuota Penerima Ditambah

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,038 miliar untuk bantuan sosial (bansos) bagi mahasiswa pada 2026. Sebanyak 173 mahasiswa dinyatakan lolos sebagai penerima bantuan setelah melalui proses seleksi dan verifikasi yang mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, mengatakan pada awal penyusunan anggaran murni 2026 pihaknya menargetkan sebanyak 193 penerima. Namun, setelah proses pendaftaran dan seleksi, jumlah penerima yang memenuhi persyaratan menjadi 173 mahasiswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk tahun 2026 ini targetnya 193 penerima. Namun setelah proses pendaftaran dan seleksi, total penerima bantuan menjadi 173 orang,” ujar Acep, Rabu (15/7/2026).

Ia menegaskan, bantuan yang diberikan merupakan bantuan sosial (bansos), bukan beasiswa. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp6 juta yang dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan penunjang pendidikan, seperti biaya tempat tinggal maupun kebutuhan lain selama menempuh perkuliahan.

“Ini bansos, bukan beasiswa. Nilainya Rp6 juta per mahasiswa. Penggunaannya tidak hanya untuk kebutuhan akademik, tetapi juga kebutuhan penunjang selama kuliah, seperti biaya tempat tinggal atau kebutuhan lainnya yang berkaitan dengan pendidikan,” jelasnya.

Acep menerangkan, proses seleksi dilakukan secara ketat dengan mengacu pada DTSEN. Prioritas diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga pada desil 1 hingga desil 5, serta dipastikan tidak sedang menerima bantuan pendidikan lain, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Baca Juga:  Trantib Karang Tengah Tertibkan Spanduk Liar dan Edukasi Kebersihan Lingkungan

“Yang paling utama kita menggunakan DTSEN. Prioritasnya masyarakat pada desil 1 sampai desil 5. Selain itu kami seleksi kembali agar penerima tidak menerima bantuan lain seperti KIP atau bantuan sejenis,” katanya.

Untuk merealisasikan program tersebut, Pemerintah Kota Tangerang mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,038 miliar. Program ini diperuntukkan khusus bagi warga ber-KTP Kota Tangerang yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.

“Yang kita utamakan adalah masyarakat Kota Tangerang. Kampusnya bisa di seluruh Indonesia, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta,” ungkap Acep.

Selain penyaluran pada anggaran murni, Dinsos juga tengah mempersiapkan bantuan pada perubahan anggaran 2026. Saat ini tercatat 297 mahasiswa masih menjalani proses verifikasi administrasi sebagai calon penerima.

Meski nilai bantuan tetap sebesar Rp6 juta per mahasiswa, Dinsos berharap jumlah penerima dapat bertambah pada perubahan anggaran sehingga lebih banyak mahasiswa dari keluarga kurang mampu dapat terbantu.

“Nominal bantuannya masih tetap Rp6 juta. Yang sedang kami upayakan adalah memperbanyak volume penerima karena masih banyak mahasiswa yang membutuhkan bantuan ini,” ujarnya.

Selain bantuan pendidikan, Dinsos Kota Tangerang juga menjalankan berbagai program perlindungan sosial lainnya, seperti bantuan bagi penyandang disabilitas, bantuan modal usaha, jaminan kecelakaan kerja dan kematian, serta pelatihan pemberdayaan masyarakat rentan.

Acep berharap bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung keberhasilan studi para penerima.

Baca Juga:  Polda Banten Rotasi Sejumlah Pejabat Utama

“Harapan kami, bantuan ini dipergunakan semaksimal mungkin sesuai kebutuhannya. Kami berharap mahasiswa dan mahasiswi penerima bantuan dapat berkembang, menjadi penerus bangsa, serta kelak berkontribusi membangun Indonesia, khususnya Kota Tangerang,” pungkasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, Mustofa Kamaludin, menyampaikan apresiasinya terhadap program bantuan pendidikan yang digulirkan Pemerintah Kota Tangerang sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.

Menurutnya, masyarakat cukup mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah untuk memperoleh bantuan tersebut.

“Kalau yang namanya beasiswa mahasiswa itu kan ada mekanisme. Ya mekanismenya silakan diikuti saja. Kalau tidak salah, ada juga dari Dinas Sosial dan Komisi II yang menangani itu,” katanya.

Mustofa menilai program tersebut menjadi solusi bagi mahasiswa yang memiliki semangat melanjutkan pendidikan, tetapi terkendala kondisi ekonomi.

“Oh, saya apresiasi. Untuk membantu anak-anak bangsa ini yang memang punya semangat terhadap pendidikan, apalagi ke jenjang perguruan tinggi, tetapi minim dalam persoalan finansialnya,” ujarnya.

Ia berharap kemampuan fiskal daerah terus meningkat agar Pemerintah Kota Tangerang dapat memperluas cakupan penerima bantuan pendidikan sebagai bagian dari program unggulan Gampang Sekolah.

“Kalau perlu kuotanya ditambah agar masyarakat Kota Tangerang yang punya semangat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tetapi terkendala persoalan finansial bisa ditunjang oleh program tersebut,” tutupnya.(Will)

Berita Terkait

DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi
Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Disperkimtan Kota Tangerang Raih PAPTI Award 2026, Dinobatkan sebagai Penerbit SLF Terbaik
Sekda Herman: Akuntabilitas Harus Jadi Budaya Kerja Seluruh Perangkat Daerah
Disdukcapil Kota Tangerang Gencarkan Layanan Jemput Bola, Aktivasi IKD Baru Capai 5,98 Persen
Gandeng Tokopedia, BPKD Kota Tangerang Permudah Pembayaran Pajak dan Optimistis PAD Meningkat
KTP-el Hilang? Disdukcapil Kota Tangerang Pastikan Pengurusan Gratis dan Mudah
Tingkatkan pelestarian Lingkungan, Hendra Gunawan Anggota DPRD Kota Tangerang Apresiasi Kegiatan Festival Kali Sabi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:07 WIB

DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:34 WIB

Pemkot Tangerang Alokasikan Rp1,038 Miliar untuk Bansos Mahasiswa, DPRD Dorong Kuota Penerima Ditambah

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Disperkimtan Kota Tangerang Raih PAPTI Award 2026, Dinobatkan sebagai Penerbit SLF Terbaik

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:20 WIB

Sekda Herman: Akuntabilitas Harus Jadi Budaya Kerja Seluruh Perangkat Daerah

Berita Terbaru