LEBAK | TR.CO.ID
Penjabat Gubernur (Pj) Banten, Al Muktabar, mengumumkan bahwa proyek strategis nasional, Bendungan Karian, telah mencapai tahap penyelesaian dan siap untuk diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Penyelesaian pembangunan bendungan ini telah mencapai 100 persen.
Muktabar menegaskan kesiapan proyek tersebut usai melakukan peninjauan di Bendungan Karian yang terletak di Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada akhir pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dalam kunjungan tersebut, kami telah berdiskusi dengan Pj Bupati Lebak dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau – Ciujung – Cidurian terkait pengelolaan lahan. Semua langkah-langkah telah terstruktur dengan baik dan pembiayaan sudah terakomodasi. Ini merupakan langkah bersama yang solid,” ujarnya.
Menurut Muktabar, Bendungan Karian akan mendukung pasokan air ke wilayah timur hingga Serpong. Sedangkan di bagian barat, bendungan ini akan memasok air ke Bendung Pamarayan untuk kebutuhan air baku permukaan.
“Peran Bendungan Karian ini sangat strategis,” ujar Muktabar.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa penggunaan air dari Bendungan Karian untuk wilayah barat akan dialirkan ke Bendung Pamarayan. Air ini akan digunakan untuk kebutuhan industri dan irigasi pertanian yang mencakup area seluas 22 ribu hektar. Selain itu, Bendungan Karian juga berperan sebagai pengendali banjir di wilayah hulu.
Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Bendungan Karian memiliki kapasitas tampung sebesar 314,7 juta m3 dan luas genangan maksimum mencapai 1.740 hektar.
Diharapkan, Bendungan Karian dapat berkontribusi signifikan dalam memenuhi kebutuhan air suplementer untuk Daerah Irigasi (DI) Ciujung yang mencakup luas 22.000 hektar.
Proyek pembangunan Bendungan Karian yang dimulai sejak Oktober 2015 dengan anggaran sekitar Rp 1,3 triliun, dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana dari Daelim Industrial Co, LTD-PT. Wijaya Karya (Persero), PT. Waskita Karya (Persero) Joint Operation.
Dengan rampungnya Bendungan Karian, diharapkan wilayah Banten akan memiliki pengelolaan air yang lebih baik dan lebih handal dalam memenuhi kebutuhan air bagi berbagai sektor, dari rumah tangga hingga industri, serta membantu dalam pengendalian banjir di wilayah sekitarnya.
Penulis : jat/FB
Editor : dam









