Saluran Irigasi DI Cibaliung Longsor, Warga Minta Perbaikan

Selasa, 9 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG | TR.CO.ID

Kampung Leuwikopo, Desa Parungkokosan, Kecamatan Cikeusik mengalami kekhawatiran serius akibat kerusakan bertambahnya tembok penahan tanah (TPT) pada saluran irigasi sekunder Bendungan Cibaliung.

Situasi semakin memburuk setelah hujan deras yang berkepanjangan dalam dua hari terakhir, memperluas longsor yang sebelumnya hanya terbatas pada beberapa meter, sekarang telah merambah ke area yang lebih luas di sisi lain saluran irigasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadi, seorang staf Desa Parungkokosan, Kecamatan Cikeusik, menyatakan keprihatinan warga dan pihaknya terkait minimnya perhatian dari pemerintah Provinsi Banten, DPUPR, dan BBWS3 (Balai Besar Wilayah Ciujung Cidurian Ciliman) terhadap perbaikan saluran irigasi yang kian memprihatinkan.

“Kondisi longsor semakin parah akibat terjangan air yang semakin deras. Lokasi irigasi ini terbengkalai dalam pemeliharaan dan pembangunan oleh pemerintah setempat maupun instansi terkait,” ujar Hadi dengan keprihatinan, Senin (8/1/2024).

Baca Juga:  Forum Asta Cita Indonesia Resmi Berdiri, Kawal Program Pemerintah Pasca Pilpres 2024

Warga dan staf desa setempat sangat mengharapkan intervensi cepat dari pemerintah Provinsi Banten, DPUPR, dan BBWS3 untuk segera memperbaiki saluran irigasi yang mengalami longsor. Mereka mengkhawatirkan dampak yang semakin meluas dari longsor ini, termasuk ancaman erosi yang mengancam jalan Desa.

“Saat ini, longsoran semakin mengkhawatirkan. Jika tidak segera ditangani, kami khawatir irigasi ini akan semakin rusak, terutama di musim penghujan seperti sekarang,” tambah Hadi.

Menurutnya, pada tahun 2022, irigasi Cibaliung telah mengalami longsor pertama. Warga telah mengajukan permohonan untuk perbaikan, namun hingga saat ini, hanya janji-janji tanpa realisasi yang diterima.

Baca Juga:  Bupati Tutup MTQ Ke 13 Kecamatan Teluknaga

“Kami harapkan tindakan konkret segera dilakukan oleh pemerintah setempat. Keterlambatan dalam perbaikan ini akan mengakibatkan kerugian yang lebih besar bagi warga,” tandasnya.

Situasi ini mendesak untuk mendapatkan perhatian serius, karena ancaman longsor yang semakin membesar bukan hanya berdampak pada saluran irigasi, tetapi juga akan berpotensi merusak akses jalan desa, meningkatkan risiko erosi, dan memperparah kondisi infrastruktur yang ada.

Para pemangku kepentingan diharapkan dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki saluran irigasi dan mencegah kerugian yang lebih besar bagi masyarakat setempat.

Penulis : ian

Editor : ris

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing
Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK
PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah
Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri
Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG
Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring
Gubernur Banten Deklarasikan SPMB Bersih dan Adil
Dua Debt Collector Dibekuk, Aniaya Personel Brimob
Berita ini 170 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:04 WIB

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:24 WIB

PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:19 WIB

Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:53 WIB

Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring

Berita Terbaru

Bola

Harry Kane Bertekad Bawa Inggris Jadi Juara

Kamis, 4 Jun 2026 - 13:57 WIB