TANGERANG | TR.CO.ID
Penjabat (Pj) Walikota Tangerang, Nurdin, mengadakan pertemuan dengan para pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang untuk memperkuat kerja sama yang telah terjalin antara pemerintah dan ulama dalam mewujudkan Kota Tangerang yang Berakhlakul Karimah.
Dalam pertemuan yang berlangsung di gedung MUI Kota Tangerang, Nurdin menegaskan bahwa pembangunan moral dan spiritual di Kota Tangerang memerlukan kolaborasi antara pemerintah dan tokoh agama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kerja sama antara semua pihak, utamanya para ulama, menjadi sangat penting untuk memberikan pemahaman dan bimbingan kepada umat,” ucap Nurdin, kemarin.
Dirinya menjelaskan bahwa langkah-langkah untuk mewujudkan kota berakhlakul karimah tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah kota saja, tetapi juga memerlukan kontribusi aktif dari para ulama dan tokoh agama.
Dalam rangka memperkuat nilai-nilai keagamaan di masyarakat, Pemkot Tangerang juga tengah menggalakkan program baca tulis Al Quran.
Selain itu, Nurdin juga mengungkapkan rencana Pemkot Tangerang untuk menjadikan kota tersebut sebagai destinasi wisata religi. “Kami akan terus mendorong Kota Tangerang menjadi kota tujuan wisata religi dengan menghadirkan destinasi yang mengusung konsep keagamaan,” katanya. Hal ini diharapkan dapat memberikan pilihan baru berwisata yang lebih berkualitas di Kota Tangerang.
Sementara itu, dalam tanggapannya, Ketua MUI Kota Tangerang, KH. Baijuri Khotib, menyatakan bahwa MUI Kota Tangerang adalah mitra yang siap mendukung pemerintah daerah dalam menyebarluaskan program-program yang membawa manfaat bagi masyarakat.
“Kalau ulama adalah pondasi, maka pemerintah adalah penjaganya,” pungkas KH. Baijuri Khotib, menegaskan peran penting ulama dan pemerintah sebagai dua pilar utama pembangunan moral dan spiritual di Kota Tangerang.
Penulis : ali
Editor : ris









