Pj Nurdin Bakal Sanksi OPD, Yang Memiliki Serapan Anggaran Rendah

Kamis, 1 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG | TR.CO.ID

Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran, Pelaksana Tugas (Pj) Walikota Tangerang, Nurdin, mengumumkan langkah-langkah tegas terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang gagal melaksanakan program yang sudah ditetapkan.

Keputusan ini diambil menyusul tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2023 mencapai lebih dari Rp400 miliar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nurdin menyatakan komitmennya untuk memberikan sanksi dan teguran tegas kepada OPD yang memiliki serapan anggaran rendah. Ia juga menekankan pentingnya mencegah kegagalan lelang proyek, yang sebelumnya menjadi masalah pada tahun 2023.

Baca Juga:  Pemkot Tangerang dan UYI Jalin Kerjasama

“Dengan fokus pada kolaborasi dan semangat kerja tim, kita berharap dapat meningkatkan realisasi serapan anggaran APBD 2024 menjadi 95 hingga 97 persen,” ujar Nurdin dalam pernyataannya di Puspemkot Tangerang, Rabu (31/1/2024).

Menanggapi SILPA yang tinggi pada APBD 2023, Nurdin menjelaskan bahwa penggunaan SILPA untuk belanja di awal tahun adalah kebijakan yang diterapkan untuk membiayai pengeluaran pada bulan-bulan pertama sebelum pendapatan daerah masuk.

Dalam menghadapi tahun 2024, Nurdin menegaskan adanya mekanisme reward dan punishment bagi OPD.

“Kita akan memberikan pujian bagi dinas-dinas yang bisa menyelesaikan sesuai dengan target dan akan memberikan teguran serta sanksi bagi dinas-dinas yang mengalami kendala, seperti banyaknya gagal lelang,” tambahnya.

Baca Juga:  Satpol PP Tak Bernyali, Tokoh Masyarakat Bakal Sweeping Hiburan Malam di Gading Serpong

Nurdin menekankan bahwa monitoring dan pendampingan akan menjadi fokus utama untuk memastikan kelancaran pelaksanaan program.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita mengawal agar proses penyelenggaraan pemerintahan ini berjalan dengan baik,” tandasnya.

Dengan langkah-langkah ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap dapat menciptakan disiplin dan tanggung jawab yang tinggi di kalangan OPD, sehingga pengelolaan anggaran dapat berjalan lebih efektif demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Penulis : ali/BN

Editor : ris

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing
Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK
PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah
Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri
Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG
Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring
Gubernur Banten Deklarasikan SPMB Bersih dan Adil
Dua Debt Collector Dibekuk, Aniaya Personel Brimob
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:04 WIB

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:24 WIB

PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:19 WIB

Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:55 WIB

Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG

Berita Terbaru