Banjir Candulan Surut, Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Pasca-Bencana

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Kondisi genangan air di wilayah Candulan, khususnya di sekitar Jembatan Polor, Kecamatan Cipondoh, dilaporkan mulai berangsur surut pada Senin (6/4/2026) pagi. Meskipun tren air menurun, petugas gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tetap disiagakan di lokasi untuk memastikan pemulihan berjalan maksimal.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan bahwa penurunan Tinggi Muka Air (TMA) terlihat signifikan dibandingkan sore hari sebelumnya yang sempat menyentuh angka 120 cm.

“Pagi hari ini debit air terpantau lebih rendah karena tidak ada hujan lanjutan di wilayah Kota Tangerang,” ujar Mahdiar saat memantau lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, banjir yang merendam Candulan murni merupakan dampak kiriman air dari wilayah hulu melalui aliran Kali Angke. Berbeda dengan wilayah Duren Villa atau Ciledug Indah yang relatif cepat surut, kawasan Candulan memiliki tantangan geografis tersendiri.

Baca Juga:  Door to Door, Wali Kota Ajak Pedagang Mulai Tempati Kios Baru di Pasar Anyar

“Di titik Jembatan Polor, aliran air cenderung terhambat. Selain karena kondisi geografis, ada tumpukan sampah yang terbawa arus hulu sehingga genangan bertahan lebih lama di sini,” tambahnya
Saat ini, personel gabungan dari BPBD, Dinas Sosial, dan instansi terkait fokus pada tiga hal utama

  1. Pemantauan Debit Air: Memastikan tren penurunan terus berlanjut.
  2. Pembersihan Material: Mengangkat sampah dan material yang menyumbat aliran di bawah jembatan.
  3. Bantuan Sosial: Menjamin distribusi logistik dan makanan siap saji bagi warga yang terdampak tetap lancar.

    Mahdiar menegaskan bahwa Pemkot Tangerang tidak hanya melakukan penanganan darurat. Koordinasi lintas wilayah tengah dilakukan untuk meminimalisir kejadian serupa di masa depan.
Baca Juga:  Irna, Bang Ben dan Zaki Raih ABN 2023

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah DKI Jakarta, untuk mencari solusi jangka panjang terkait hambatan aliran di Kali Angke ini,” tegasnya.

Mengingat saat ini memasuki masa transisi (pancaroba) dari musim hujan ke musim kemarau, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Pemkot Tangerang juga mengimbau warga untuk lebih disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air maupun sungai, guna mencegah penyumbatan saat debit air meningkat.(Will/dam)

Berita Terkait

DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi
Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Pemkot Tangerang Alokasikan Rp1,038 Miliar untuk Bansos Mahasiswa, DPRD Dorong Kuota Penerima Ditambah
Disperkimtan Kota Tangerang Raih PAPTI Award 2026, Dinobatkan sebagai Penerbit SLF Terbaik
Sekda Herman: Akuntabilitas Harus Jadi Budaya Kerja Seluruh Perangkat Daerah
Disdukcapil Kota Tangerang Gencarkan Layanan Jemput Bola, Aktivasi IKD Baru Capai 5,98 Persen
Gandeng Tokopedia, BPKD Kota Tangerang Permudah Pembayaran Pajak dan Optimistis PAD Meningkat
KTP-el Hilang? Disdukcapil Kota Tangerang Pastikan Pengurusan Gratis dan Mudah
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:07 WIB

DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:34 WIB

Pemkot Tangerang Alokasikan Rp1,038 Miliar untuk Bansos Mahasiswa, DPRD Dorong Kuota Penerima Ditambah

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Disperkimtan Kota Tangerang Raih PAPTI Award 2026, Dinobatkan sebagai Penerbit SLF Terbaik

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:20 WIB

Sekda Herman: Akuntabilitas Harus Jadi Budaya Kerja Seluruh Perangkat Daerah

Berita Terbaru