Bank Banten Disuntik Dana Rp139 Miliar Dalam Bentuk Aset

Rabu, 19 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menambah penyertaan modal ke Bank Banten dalam bentuk aset atau inbreng senilai Rp139,5 miliar. Penambahan ini dilakukan melalui empat lokasi aset milik Pemprov Banten yang akan digunakan untuk mendukung operasional Bank Banten.

Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah, mengungkapkan bahwa rapat bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten membahas prospek bisnis Bank Banten serta mekanisme penambahan modal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, sekarang Bank Banten sudah mencatatkan keuntungan. Tahun 2024, laba bersih mencapai Rp39,33 miliar. Ini pencapaian yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Dimyati, kemarin.

Baca Juga:  Pemkab Tangerang Gelar Pemeriksaan dan Seminar Kesehatan untuk Pensiunan

Ia berharap Bank Banten dapat terus berkembang dan menjadi lebih profesional. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota di Banten untuk menggunakan layanan Bank Banten sebagai bank daerah.

Kepala BPKAD Provinsi Banten, Rina Dewiyanti, menjelaskan bahwa aset yang dialihkan dalam bentuk inbreng meliputi, Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM di Jl. Syech Nawawi Al Bantani, Kota Serang
Samsat Cikokol di Jl. Perintis Kemerdekaan
Lahan parkir UPTD Pengujian SMB Disperindag Provinsi Banten di Jl. Raya Serang, Kota Serang
“Penyertaan modal ini telah melalui proses appraisal oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang direkomendasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ujar Rina.

Baca Juga:  Gubernur Imbau Warga Gunakan Hak Pilih di PSU Pilkada

Sementara itu, Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov Banten atas dukungan yang diberikan. Ia mengungkapkan bahwa aset yang dialihkan tersebut nantinya akan digunakan sebagai Kantor Pusat Bank Banten.

“Ini merupakan bentuk perhatian serta dukungan dari pemegang saham, sekaligus meyakinkan stakeholder bahwa Bank Banten benar-benar bagian dari Pemprov Banten,” kata Busthami.

Dengan tambahan modal ini, diharapkan Bank Banten dapat semakin berkembang dan menarik lebih banyak investor untuk berpartisipasi, mengingat bank ini telah go publik di Bursa Efek Indonesia. (hed/TN/ris/dam)

Berita Terkait

​Dukung Galang RTHB, Maryono Tegaskan Komitmen Bangun Tangerang Jadi Kota Sehat
Puluhan Titik Lubang Jalan Raden Saleh Karang Tengah Diperbaiki
Pemkot Tangerang Optimalkan Pengelolaan ASN melalui DMS Digital BKN
Maryono Tekankan Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan Lewat TPID
Temui Masyarakat, Taufik Arahman Dihujani Aspirasi
Pemkab Tangerang Gelar JDIH Goes to School
Kecamatan dan OPD Terkait “Wajib” Gelar GPM Serentak Jelang Ramadan
Pemkot Tangerang Targetkan Pembangunan 8 Ruas Jalan Kota Baru pada 2026
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:44 WIB

​Dukung Galang RTHB, Maryono Tegaskan Komitmen Bangun Tangerang Jadi Kota Sehat

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:10 WIB

Puluhan Titik Lubang Jalan Raden Saleh Karang Tengah Diperbaiki

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:20 WIB

Pemkot Tangerang Optimalkan Pengelolaan ASN melalui DMS Digital BKN

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:06 WIB

Maryono Tekankan Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan Lewat TPID

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:38 WIB

Temui Masyarakat, Taufik Arahman Dihujani Aspirasi

Berita Terbaru

Kota Tangerang Selatan

Gubernur Andra Soni dan Wagub Dimyati Natakusumah Raih Tangerang Raya Award 2026

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:20 WIB

Kota Tangerang

Puluhan Titik Lubang Jalan Raden Saleh Karang Tengah Diperbaiki

Jumat, 13 Feb 2026 - 14:10 WIB