TANGSEL | TR.CO.ID
Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengingatkan masyarakat akan pentingnya gotong-royong dan kerja bakti untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya untuk menghadapi ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD). Pernyataan ini disampaikan dalam acara Kerja Bakti dan Penyerahan Simbolis Perlengkapan Kebersihan di Jalan H. Mukhtar RT 07/02 Rengas, Ciputat Timur, dikutip Senin (5/08/2024).
Benyamin Davnie menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengingat kasus DBD yang kembali meningkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tahun lalu, kami mencatat 420 kasus DBD dalam 12 bulan. Namun, dalam enam bulan pertama tahun ini saja, kasus telah hampir mencapai 650,” ungkap Benyamin.
Hal ini menunjukkan peningkatan kasus yang signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Walikota juga menjelaskan bahwa jentik nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama DBD, dapat berkembang biak di berbagai tempat yang menyimpan genangan air. “Jentik nyamuk dapat ditemukan di tempat-tempat seperti bak mandi, di bawah kulkas, di bawah dispenser, dan di tempat makanan sisa. Mereka bisa bertahan tanpa air selama enam bulan, dan akan menetas saat air kembali menggenang,” tambahnya.
Menjelang potensi peningkatan kasus DBD pada Februari mendatang, Benyamin menyerukan setiap rumah untuk memiliki satu orang yang bertanggung jawab memeriksa jentik nyamuk secara rutin. “Kita memerlukan satu orang di setiap rumah untuk memeriksa jentik nyamuk, dan ini harus dilakukan secara berkala, kapan saja,” tegasnya.
Survei yang dilakukan oleh Pemkot Tangsel menunjukkan bahwa ada sekitar 14 RW di mana ditemukan jentik nyamuk di salah satu rumah warganya. “Meskipun hanya satu rumah yang terdeteksi memiliki jentik nyamuk, nyamuk tersebut dapat bertelur ratusan kali, sehingga satu jentik saja bisa menjadi ancaman besar,” jelas Benyamin.
Benyamin juga memberikan apresiasi kepada Lurah setempat yang telah memfasilitasi kegiatan kebersihan bersama. “Terima kasih kepada Lurah yang telah mengadakan kegiatan ini. Kebersihan adalah nilai penting bagi masyarakat Indonesia, dan harus dilakukan secara bersama-sama,” pungkasnya.
Dengan langkah-langkah ini, Pemkot Tangsel berharap dapat mengendalikan dan mencegah peningkatan kasus DBD di wilayahnya. (det/ris)









