LEBAK | TR.CO.ID
Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, turun langsung melakukan monitoring pengerjaan pengecoran jalan ruas Aweh–Leuwidamar guna memastikan kualitas pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.
Kegiatan monitoring dilakukan bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak, Dade Yan Apriyandi, serta jajaran Bina Marga dengan meninjau proyek pembangunan jalan sepanjang 3,2 kilometer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam peninjauan tersebut, Bupati memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil monitoring sementara, kualitas pekerjaan dinilai baik dan memenuhi standar.
“Monitoring ini penting untuk memastikan pekerjaan berjalan dengan baik. Kita lihat langsung kualitasnya, dan sejauh ini hasilnya bagus,” ujar Bupati di lokasi kegiatan, Senin (13/4/2026).
Menurutnya, pembangunan jalan yang berkualitas harus memiliki daya tahan tinggi agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Infrastruktur yang baik juga dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain ruas Aweh–Leuwidamar, Pemerintah Kabupaten Lebak juga tengah melaksanakan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan di sejumlah titik lainnya, termasuk ruas Rangkasbitung–Sajira.
Pada tahun ini, Pemkab Lebak juga mengalokasikan pembangunan untuk 42 ruas jalan desa sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.
Bupati turut mengajak masyarakat untuk mendukung program pembangunan tersebut agar berjalan lancar dan sesuai rencana.
“Mohon doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Lebak agar pembangunan ini berjalan sesuai spesifikasi dan manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak, Dade Yan Apriyandi, mengatakan pihaknya terus melakukan pengawasan teknis di lapangan agar setiap tahapan pekerjaan sesuai dengan perencanaan. Ia menegaskan, kualitas material dan metode pelaksanaan menjadi perhatian utama demi menjamin ketahanan jalan.
“Pengawasan dilakukan secara berkala oleh tim teknis. Kami memastikan seluruh proses pekerjaan mengacu pada standar yang berlaku, sehingga hasilnya optimal dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Dengan pengawasan yang ketat serta dukungan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lebak optimistis pembangunan infrastruktur jalan dapat berjalan merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah. (*)









