Cuaca di Makkah Capai 42 Derajat Celcius, Ini Tips untuk Jemaah Haji

Kamis, 15 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKKAH | TR.CO.ID

Jemaah haji yang tiba di Madinah dan Makkah akan mengalami perbedaan cuaca dengan kondisi di Tanah Air. Sebab, cuaca di Tanah Suci pada siang hari bisa mencapai 42 derajat Celcius.

Biasanya cuaca di Makkah akan semakin menjelang salat Ashar. Suhu mulai turun menjelang Magrib hingga Isya. Pada malam hari pun, suhu di Makkah diprediksi masih sekitar 31 derajat celcius.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mengatasi cuaca yang ekstrem ini, Kepala Daker Makkah, Ali Machzumi membagikan tips agar jemaah tidak merasa kelelahan dan tetap bugar. Pertama, tidak memaksakan diri salat di Masjidil Haram saat siang hari. Ali mengimbau jemaah untuk salat di Masjidil Haram menjelang petang.

“Melihat cuaca terik, jemaah sebaiknya salat di hotel pada waktu siang hari. Di hotel sudah tersedia Musala. Walaupun siangnya salat di hotel, insya Allah pahalanya akan sama dengan di Masjidil Haram. Dan salat di Masjidil Haram pada petang hari, yaitu Salat Magrib, Isya, dan Subuh,” katanya.

Baca Juga:  Kloter Pertama Calhaj Asal Banten Terbang ke Mekah

Imbauan tersebut mengingat masih lamanya masa tinggal jemaah haji di Makkah hingga menjelang Armuzna pada 5 Juni 2025. “Sebaiknya simpan tenaga untuk Armuzna, terutama bagi yang lansia, jangan diforsir agak tidak kelelahan,” kata Ali.

Penghematan tenaga ini juga diatur pada kedatangan jemaah ke Makkah. Ali Machzumi menyebutkan, untuk jemaah yang datang dari Madinah ke Makkah, setibanya di Makkah, mereka kaan rehat dulu di hotel, baru melaksanakan umrah wajib.

Sedangkan untuk jemaah yang datang dari Indonesia menuju Jeddah dan kemudian ke Makkah, waktu umrah wajib juga diharapkan pada petang hari.

“Untuk jemaah haji gelombang II agar sudah memakai kain ihram dari Embarkasi. Kemudian mengambil miqat di Yalamlam atau Bandara King Abdul Aziz Jeddah dan bersiap menunaikan umrah wajib pada malam harinya,” pesannya.

Baca Juga:  Pj Gubernur Aceh Mencari Solusi untuk Penanganan Pengungsi Rohingya

Kedua, lanjut Ali, sering minum air putih, minimal dua liter sehari. Kondisi udara di Makkah juga kering sehingga jemaah diminta rutin minum air putih agar tidak dehidrasi.

“Selalu membawa air minum untuk menghindari dehidrasi. Hal ini penting karena cuaca yang cukup panas. Suasana di kota Makkah ini kita lihat memang suasananya bebatuan dan padang pasir,” ujarnya.

Ketiga, memakai payung saat di luar ruangan. “Selalu pakai penutup kepala atau payung saat di luar ruangan, mengingat panasnya menyengat,” ucapnya.

Terakhir, selalu menjaga kesehatan dan minum vitamin. Serta jangan lupa memakai kacamata hitam. (wil/mas/dam)

Berita Terkait

Semangat Kartini Menggema di Apel Senin
Rakornas Kemarau 2026, Bupati Dewi Tegaskan Dukungan ke Petani
Piala AFF U-17 2026 Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos
Diskominfo Genjot Transparansi dan Pelayanan Informasi
AHY Dorong Penataan Pesisir Terintegrasi
WN Inggris Ngamuk di Petshop Ciputat, Ogah Bayar Titip jasa Kucing dan Terancam Deportasi
21 Inovasi Ramaikan TTG 2026, Tangerang Siap Jadi Tuan Rumah TTG Tingkat Provinsi
Prestasi Membanggakan ,Perumdam Tirta Benteng Raih Penghargaan Bergengsi Top BUMD AWARD 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:36 WIB

Semangat Kartini Menggema di Apel Senin

Selasa, 21 April 2026 - 11:57 WIB

Rakornas Kemarau 2026, Bupati Dewi Tegaskan Dukungan ke Petani

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

Piala AFF U-17 2026 Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos

Jumat, 17 April 2026 - 15:20 WIB

Diskominfo Genjot Transparansi dan Pelayanan Informasi

Jumat, 17 April 2026 - 15:17 WIB

AHY Dorong Penataan Pesisir Terintegrasi

Berita Terbaru

Nasional

Semangat Kartini Menggema di Apel Senin

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:36 WIB

Pemerintahan

Disdukcapil Ajak Warga Optimalkan Layanan Online Sobat Dukcapil

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:34 WIB